InfomalukuNews.com,Namrole – Bupati Buru Selatan, La Hamidi, secara resmi melepas 36 Jamaah Umroh Kabupaten Buru Selatan Tahun 2026 yang akan diberangkatkan pada 09 November 2026 mendatang.
Acara pelepasan berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Daerah, tokoh agama, serta keluarga jamaah.
Dalam sambutannya, Bupati La Hamidi mengatakan, perjalanan menuju Baitullah bukanlah sekadar perjalanan fisik dari satu tempat ke tempat lain, melainkan perjalanan spiritual, perjalanan hati dan bentuk penghambaan seorang hamba kepada Sang Pencipta.
“Perlu kita sadari bersama bahwa perjalanan menuju Baitullah bukanlah sekedar perjalanan fisik. Lebih dari itu, ini merupakan perjalanan spiritual, perjalanan hati dan penghambaan kepada Sang Pencipta,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan, tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk menjadi tamu Allah di tanah suci. Oleh karena itu, kesempatan yang diberikan hendaknya disyukuri dengan penuh kesabaran, keikhlasan dan ketulusan.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa pembangunan di Kabupaten Buru Selatan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi harus berjalan seiring dengan pembangunan manusia, penguatan nilai-nilai keagamaan, moralitas dan kehidupan sosial masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Buru Selatan memandang bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi harus seiring dengan penguatan nilai-nilai keagamaan. Kita ingin membangun Buru Selatan yang maju tidak hanya secara fisik, tetapi juga masyarakatnya memiliki keimanan, akhlak, persaudaraan dan kepedulian sosial yang kuat,” jelasnya.
Menurut Bupati, keberangkatan 36 jamaah umroh tersebut memiliki makna yang sangat penting. Ia berharap perjalanan ibadah ini tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi jamaah dan keluarga, tetapi juga membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buru Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati La Hamidi juga menyampaikan beberapa pesan penting kepada para jamaah:
1. Luruskan niat dan jagalah keikhlasan, jadikan perjalanan ini semata-mata sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.
2. Jagalah kesehatan, kekompakan dan persaudaraan selama berada di tanah suci, serta memperbanyak ibadah, doa, zikir dan memohon ampunan Allah SWT.
3. Doakan Kabupaten Buru Selatan agar senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, kemajuan, kesejahteraan serta dijauhkan dari musibah dan perpecahan.
“Dan tak kalah penting, kembali ke daerah dengan membawa perubahan dalam sikap dan perilaku. Semoga ibadah umroh ini menjadikan kita lebih sabar, lebih rendah hati dan lebih peduli terhadap sesama,” pungkas Bupati La Hamidi. (IM-RB)







