IM — PIRU.’ — intensitas hujan tinggi akibat terjadi patahan di Desa Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Akibat patahan Jalan Trans Seram tidak bisa di lewati kenderaan beroda Empat dan enam, Kamis (28/7/2022).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 Wit Pagi di ini hari akibat patahan mengakibatkan kemacetan panjang. Personil Polsek Waisarissa di pimpin oleh Kapolsek Waisarissa IPDA H. Nikijuluw mendatangi TKP dan melakukan pengamanan serta melakukan pengaturan arus lalu lintas.
Kapolres SBB, AKBP Dannie Andreas Dharmawan, S.I.K. di dampingi oleh Kabag Ops Res SBB AKP Frangky N. Tupan, dan Kasat Lantas Res SBB Iptu D. Tamaela lansung meninjau di lokasi patahan di sambut Kapolsek Waisarissa Ipda Hendry Nikijuluw.
Para TNI Polri dan di bantu masyarakat setempat membangun jalan alternatif dengan menggunakan timbunan pasir sehingga jalan normal kembali. Personil Polri dan TNI melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.
Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan, S.I.K dan Kasat Lantas Res SBB AKP D. Tamaela meninggalkan lokasi patahan
Untuk di ketahui, Kehadiran TNI dan Polri dalam upaya langkah-langkah mengatur lalu lintas, dan mengamankan TKP dan
melakukan pembuatan
jalan alternatif melakukan timbunan jalan trans seram bersama dengan TNI dan masyarakat dan melakukan koordinasi dengan pihak Satker BPJN Wilayah Maluku dan Kadis BPBD Kabupaten SBB dan PT. PARIS JAYA guna membuat jembatan darurat.
Apa bila pihak BPJN tidak secepatnya mengatasi maka terjadi hujan tidak menutup kemungkinan jalan raya trans seram di Desa Nuruwe akan mengalami longsor kembali, pungkasnya.(IM03)






