Jaksa Belum Tetapkan Tersangka Di 2 Mega Proyek Dana SMI

- Publisher

Tuesday, 25 June 2024 - 18:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

INFOMALUKUNEWS,COM,AMBON,–Dua kasus jumbo yang bersumber dari anggaran pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) melalui Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku hingga saat ini belum ada penetapan tersangka dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku

Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku Ardy SH.MH yang dikonfirmasi media ini mengatakan belum ada penetepan, lantaran masih menunggu hasil dari BPKP Maluku

“Belum ada penetapan tersangka, sementara masih menunggu hasil perhitungan dari BPKP Maluku,” kata Ardy, Selasa 25/06/24.

Dikatakan Ardy, sementara ini, pihaknya masih menunggu hasil perhitungan kerugian Negara dari BPKP.

“Untuk kepastinya, tim kami masih menunggu hasil Audit dari BPKP Maluku saja,” ungkapnya

Diketahui, dua kasus korupsi itu yakni proyek pembangunan talud di Pulau Buru, dan proyek air bersih di Desa Pelauw dan Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, senilai Rp.13 miliar. Dua Proyek yang menggunakan anggaran Pemulihan Ekonomis Nasional (PEN) dari pinjaman PT SMI itu sudah berstatus penyidikan, tinggal menunggu siapa tersangkanya.

Proyek air bersih mangkrak di Pulau Haruku dikerjakan PT Kusuma Jaya Abadi Construction, menelan anggaran sebesar Rp13 miliar. Perusahaan ini berdomisili di Kota Malang.

Sedangkan untuk proyek pembangunan talud di Kabupaten Pulau Buru senilai Rp. 14 miliar dikerjakan kontraktor Liem Sin Tiong disubkan ke MVH, diduga tidak sesuai spesifikasi atau petunjuk pelaksanaan. Akibatnya, mengurangi nilai proyek yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja.

Tiong kini mendekam di penjara karena berkaitan dengan kasus suap mantan Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa.

Dua proyek tersebut bersumber dari anggaran PEN, pinjaman pemerintah Provinsi Maluku senilai Rp.700 miliar dari PT SMI untuk pemulihan ekonomi pasca covid-19. Peruntukan dana pinjaman ini bisa dikatakan salah sasaran.

Anggaran ratusan miliar itu lebih banyak dihabiskan untuk pembangunan infrastruktur yang tidak berhubungan dengan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak Covid-19. (IM-06)

Berita Terkait

Badan Pusat Statistik Bursel Gelar Kolaborasi Satu Data
Menghitung Kekuatan GSNU dan Come Back Golkar di Pilkada Buru
Putra Suku Dani Papua Takjub Temukan Kebhinekaan Saat Proses Seleksi Akpol
Pj Gubernur Maluku Hadiri Kegiatan Pembinaan Kemampuan Penyidik Polri dan PPNS
Demo Bendungan Waeapo Rp2,1 Triliun Jebol, BWS Gembok Gerbang hingga Menolak Diwawancara
Tingkatkan Kolaborasi, Bandara Pattimura Ambon bersama Komunitas Bandara Dukung Pembangunan Desa Wisata Laha
Polri Gelar Kejuaraan Internasional Open Indoor Skydiving Kapolri Cup 2024
Jaga Kenyamanan Konsumen SPBU Timika, 24 Petugas SPBU Ikut Pelatihan 
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 18 July 2024 - 19:50 WIT

Badan Pusat Statistik Bursel Gelar Kolaborasi Satu Data

Thursday, 18 July 2024 - 19:41 WIT

Menghitung Kekuatan GSNU dan Come Back Golkar di Pilkada Buru

Thursday, 18 July 2024 - 16:54 WIT

Putra Suku Dani Papua Takjub Temukan Kebhinekaan Saat Proses Seleksi Akpol

Thursday, 18 July 2024 - 16:14 WIT

Pj Gubernur Maluku Hadiri Kegiatan Pembinaan Kemampuan Penyidik Polri dan PPNS

Thursday, 18 July 2024 - 15:30 WIT

Demo Bendungan Waeapo Rp2,1 Triliun Jebol, BWS Gembok Gerbang hingga Menolak Diwawancara

Thursday, 18 July 2024 - 09:22 WIT

Polri Gelar Kejuaraan Internasional Open Indoor Skydiving Kapolri Cup 2024

Thursday, 18 July 2024 - 09:09 WIT

Jaga Kenyamanan Konsumen SPBU Timika, 24 Petugas SPBU Ikut Pelatihan 

Thursday, 18 July 2024 - 09:00 WIT

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Temui Pos Satkamling Desa Luhutuban 

Berita Terbaru

Headline

Badan Pusat Statistik Bursel Gelar Kolaborasi Satu Data

Thursday, 18 Jul 2024 - 19:50 WIT

Headline

Menghitung Kekuatan GSNU dan Come Back Golkar di Pilkada Buru

Thursday, 18 Jul 2024 - 19:41 WIT