IKMANEMA Apresiasi Pemprov Maluku, Perempuan Nelayan Didorong Lebih Produktif di Hari Nelayan Nasional 2026

- Publisher

Monday, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon, 6 April 2026 — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Masyarakat Nelayan Maluku (IKMANEMA) menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku melalui Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku, Karolis W. Iwamony, atas kepeduliannya dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat nelayan, khususnya perempuan di wilayah pesisir.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPP IKMANEMA, Burhanudin Rumbouw, S.Pi., M.Si, menyusul kegiatan pembagian sejumlah loyang kepada puluhan ibu-ibu nelayan di Pulau Nusa Ela, Negeri Ureng, serta Nusa Line, Negeri Assilulu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Menurut Burhanudin, bantuan tersebut merupakan langkah konkret dan strategis dalam meningkatkan kapasitas produksi olahan hasil perikanan berbasis rumah tangga. Ia menilai, peralatan sederhana seperti loyang dapat memberikan dampak besar terhadap peningkatan nilai tambah hasil laut yang dikelola oleh perempuan nelayan.

“Ini bukan hanya soal bantuan alat, tetapi bentuk perhatian nyata pemerintah dalam memperkuat peran perempuan nelayan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan komunitas pesisir,” ujar Burhanudin.

Momentum kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Nelayan Nasional yang jatuh setiap tanggal 6 April. Pada tahun 2026, tema yang diangkat adalah “Pangan Biru dan Nelayan Kuat, Indonesia Berdaulat”, yang menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan serta penguatan kesejahteraan nelayan sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.

Burhanudin menambahkan, langkah yang dilakukan Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku melalui Bidang P2HP telah sejalan dengan semangat tema nasional tersebut, terutama dalam mendorong sektor hilir perikanan agar lebih produktif dan bernilai ekonomi tinggi.

IKMANEMA juga berharap program serupa dapat terus diperluas ke wilayah pesisir lainnya di Maluku, mengingat besarnya potensi perikanan daerah yang masih perlu dioptimalkan, khususnya dalam aspek pengolahan dan pemasaran.

“Ke depan, kami berharap sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat nelayan terus diperkuat demi mewujudkan ekosistem perikanan yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” tutupnya.(IM-03)

Berita Terkait

Pelantikan 10 Pejabat di Aru, Bupati Timotius Kaidel Minta Kerja Cepat dan Tinggalkan Ego Sektoral
Bentrok Antar Pemuda, berhasil diredam aparat keamanan, Masyarakat diminta jangan terpancing.
3 Minggu Batal Terus! Warga Pulau Kur Geram, KM Lobster Tak Kunjung Berlayar
Kementrian PU Survei Infrastruktur di Buru Selatan 
Kejati Maluku Maraton Periksa Saksi Kasus Korupsi BRI dan Proyek Jalan Namlea–Samalagi, Rp100 Juta Diserahkan sebagai Barang Bukti
Wakil Bupati Kepulauan Aru Resmi Tutup Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru SD melalui Metode Matematika GASING 2026
Kejari Ambon Tetapkan 2 Tersangka Korupsi PT Dok dan Perkapalan Waiame, Kerugian Negara Capai Rp18,96 Miliar
Wali Kota Ambon Buka Konsultasi Publik Tahap II KLHS dan Revisi RTRW, Dorong Penataan Kota yang Berkelanjutan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 06:29 WIT

Pelantikan 10 Pejabat di Aru, Bupati Timotius Kaidel Minta Kerja Cepat dan Tinggalkan Ego Sektoral

Thursday, 6 August 2026 - 14:58 WIT

Bentrok Antar Pemuda, berhasil diredam aparat keamanan, Masyarakat diminta jangan terpancing.

Thursday, 6 August 2026 - 14:56 WIT

3 Minggu Batal Terus! Warga Pulau Kur Geram, KM Lobster Tak Kunjung Berlayar

Thursday, 6 August 2026 - 14:26 WIT

Kementrian PU Survei Infrastruktur di Buru Selatan 

Wednesday, 5 August 2026 - 19:17 WIT

Kejati Maluku Maraton Periksa Saksi Kasus Korupsi BRI dan Proyek Jalan Namlea–Samalagi, Rp100 Juta Diserahkan sebagai Barang Bukti

Berita Terbaru