IM– Ambon.’ — Menjelang Hari Lebaran Idul Fitri,1443 H/2022 harga kebutuhan Sembako di Kota Ambon naik secara signifikan.
Bukan kali ini saja, kenaikan harga bahan pokok selalu terjadi setiap tahunnya menjelang hari raya lebaran
Untuk di ketahaui, rincian harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan.
1, Gula KBA 50 kg satu sak dengan harga. Rp 710,000 sedang kan kiloan Rp 15,000 1 kg.
2, Minyak kelapa fortine satu liter dengan Rp 25,000.
3, Terigu kompas satu sak dengan harga Rp 230,000
4, Gula merah satu balak dengan harga Rp, 8,000 sendangkan yang bundar dengan harga Rp. 5,000
5, Telur Satu rak atau satu piring dengan harga Rp 56,000 sedangkan per butir dengan harga Rp, 1,900.
Sedangkan Beras bermacam-macam fariasi atau merk beras dan dengan harga yang berbeda.
seperti Beras Dua udang yang standar 10 kg Dengan harga Rp 130,000 encernya perkilo Rp 13,000
Beras kelapa Muda 10 kg dengan harga Rp 125,000, encernya Rp 12,500. per kilo
Beras tawon 10 kg dengan harga Rp 135,00 encernya 13,500 perkilo
Merek Jempol maupun Phinisi Rp13.000 per kg. Sedangkan beras kegiatan operasi pasar (OP) Perum Bulog Rp10.000 per kg dan beras Bulog yang dijual Rp11.000 per kg.
“Beras Bulog itu dari dulu sampe hari ini Masi tetap perkilo nya Rp 10,000.” Ujar Bapak Wahyudi Aljabu Selaku kepala Toko.
Beras merek Lumbung Padi dijual seharga Rp280.000 per sak dan eceran Rp13.000 per kg. Untuk beras Mawar Rp275.000 per sak dan eceran Rp13.500 per kg.
Beras Super Phinisi Rp300.000 per sak dan eceran Rp13.000 per kg. Merek MJ ukuran 24 Kg harganya Rp285.000 dan eceran Rp12.500 per kg.
Beras Nona Manis Rp280.000 per sak dan eceran Rp12.500 per kg. Sedangkan beras Padi Udang Rp13.000 per kg.
Kenaikan harga bahan pokok atau sembako kebutuhan masyarakat tidak bisa diantisipasi, karena halnya akan berubah setiap saatnya.(IK)





