Dipastikan Hewan Kurban Aman di Konsumsi Masyarakat: Kata Distan Maluku

- Publisher

Wednesday, 4 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

InfomalukuNews.com,Ambon-Jelang Hari Raya Idhul Adha Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Maluku melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang tersebar di titik – titik kumpul penjual hewan kurban di Kota Ambon, Maluku.

Pada hari ini, kami dari bidang pertanian dan peternakan melakukan pengawasan di 12 titik penampungan sapi di kota Ambon

Diantaranya, di kawasan kate-kate dan Desa poka, tepatnya di depan Kampus Unpatti Ambon,

Kepala Bidang Peternakan Distan Maluku Fahmi M Yusup mengungkapkan bahwa apa yang kita lihat dari sisi kelayakan atau dari sisi kesehatan serta juga dari sisi syariat Islam. “Ujarnya.Rabu, (4/6/25)

 

“Alhamdulillah hari ini, kita sudah periksa bersama dokter hewan kita dan juga ada medis pertanian dan peternakan Propinsi Maluku,”

Lanjutnya, setelah kami melakukan pemeriksaan dari antimortin, dari sisi kesehatan, fisik luar maupun dalam. Kita pastikan ternak-ternak yang nantinya dipotong pastinya layak, sehat untuk di konsumsi oleh masyarakat.

Fahmi menjelaskan, selama ini kita melakukan pengawasan belum ditemukan penyakit pada hewan Kurban. Sampai saat ini kita bebas dari penyakit hewan kurban.

Selanjutnya, hewan-hewan yang ada terutama sapi ini berasal dari sentral produksi kami, yang ada di pulau Buru, Bursel, SBB, SBT dan Malteng.

Selain itu, pemasukan hewan-hewan terbesar dari Malteng dan pulau Buru. Kemudian untuk ternak kambing terbanyak dari Kabupaten MBD.

Sementara itu, dengan jumlah yang ada di tahun 2025 ini sapi sebanyak 727 ekor. Ini ada kenaikan dari tahun lalu yaitu sebesar 20 persen. Sedangkan di tahun 2024 berjumlah 524 ekor.

Sementara ternak kambing, ada kenaikan 10 persen, pada tahun ini berjumlah 750 ekor. Sementara di tahun 2024 berjumlah 682 ekor.

Selain itu, pengawasan ini sampai pemotongan hewan kurban yang dilakukan oleh panitia mesjid.

Titik penampungan hewan kurban, lanjutnya, baik sapi mau pun kambing, untuk sapi sebanyak 722 ekor dan kambing 750 sudah diperiksa oleh tim kami, dokter hewan dan tim medis eceniler, dan kami pastikan hewan kurban layak di konsumsi oleh masyarakat.

“Kami berharap untuk masyarakat kota Ambon jangan ragu untuk mengkonsumsi hewan Kurban. Kami sudah periksa dari sisi kesehatan, dan secara syariat Islam layak untuk di konsumsi. “Kata Fahmi.

Kami dari tim medis baik dari Kabupaten/Kota, untuk menemukan penyakit dari hewan kurban, belum ada tanda-tanda penyakit. Zona Ambon dan Maluku secara umum masih berstatus di zona hijau.

Ia menambahkan, penyakit mulut dan kukus, penyakit ini menjadi isu Nasional dan rentan terjangki oleh hewan-hewan kurban terutama sapi. Tetapi selama ini untuk di Ambon, Maluku belum ada penyakit tersebut.

Dokter hewan Apriani Eka Putri, mengungkapkan, kami juga melakukan pemeriksaan antimortin dan kosmorten terhadap hewan-hewan kurban.

Antimortin dilakukan sebelum pemotongan, sedangkan kosmorten nanti pada saat hari H setelah penyembelihan atau pemotongan.

“Jadi dari pemeriksaan klinis antimortin melihat secara luar atau fisik, dari hewan kurban, pertama tentu tidak boleh cacat, sehat, cukup umur dan tidak ada ditemukan gelaja atau tanda-tanda yang mengarah kepada suatu penyakit,” Kata Apriani

Dari sisi kesehatan aman, karena pemeriksaan dari antimortin itu secara fisik. “Tutur Apriani (IM-07)

Berita Terkait

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram
Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.
Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!
Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru
25.383 KK di Ambon Terima Bantuan Beras, Wali Kota Bodewin: Pastikan Tepat Sasaran dan Jangan Diperjualbelikan
3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini
Sempat Hilang Kontak Saat Melaut, Warga Kairatu Ditemukan Meninggal di Kedalaman 20 Meter
Hangat dan Penuh Kebersamaan, Kodam XV/Pattimura Rayakan HUT LVRI-PPAD Bersama Masyarakat
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 13 August 2026 - 22:13 WIT

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram

Thursday, 13 August 2026 - 22:08 WIT

Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.

Thursday, 13 August 2026 - 18:25 WIT

Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!

Thursday, 13 August 2026 - 14:56 WIT

Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru

Thursday, 13 August 2026 - 04:56 WIT

3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini

Berita Terbaru