InfomalukuNews.com,Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Maluku Maluku Utara menyepakati reposisi jajaran pengurus perseroan, baik di tingkat Dewan Komisaris maupun Direksi. Keputusan tersebut diambil dalam RUPS yang berlangsung pada Senin (24/8/2026).
RUPS dihadiri 100 persen pemegang saham dari 24 wilayah di Provinsi Maluku dan Maluku Utara. Turut hadir Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Direktur Utama Bank DKI, serta seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Maluku dan Maluku Utara.
Reposisi pengurus ini menjadi bagian dari langkah pemegang saham untuk memperkuat tata kelola, fungsi pengawasan, serta kinerja Bank Maluku Malut agar semakin profesional dan kompetitif menghadapi tantangan industri perbankan.
Dalam keputusan RUPS, Ichwan diangkat sebagai Komisaris Utama Independen. Namun, pengangkatan tersebut baru efektif setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain itu, Faizal Kilian diangkat sebagai Komisaris Independen dan berlaku efektif sejak RUPS ditutup.
Pada jajaran Direksi, RUPS menyetujui Zulfikryshah sebagai Direktur Keuangan, yang juga efektif sejak ditutupnya RUPS.
Sementara itu, seiring akan berakhirnya masa jabatan Abidin sebagai Direktur Kepatuhan, RUPS mencalonkan Xaverius Robert Ondang untuk mengikuti proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK) di OJK.
Pengangkatan Xaverius Robert Ondang sebagai Direktur Kepatuhan akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan OJK dan setelah berakhirnya masa jabatan Abidin.
Reposisi ini diharapkan memperkuat struktur tata kelola Bank Maluku Malut sekaligus mendorong peningkatan efisiensi, profesionalisme dan daya saing bank milik daerah tersebut.
Kehadiran seluruh pemegang saham dalam RUPS juga menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat kinerja Bank Maluku Malut agar terus tumbuh secara sehat dan akuntabel, sekaligus memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian Maluku dan Maluku Utara.(**)






