Demi Proyek Pemda SBB, Kasus Pencurian Material Sirtu dan Pengrusakan Patok Batas Tanah Mandek di Polsek Seram Barat

- Publisher

Tuesday, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Infomalukunews.com,seram Bagian Barat-  Penanganan laporan dugaan tindak pidana pencurian material sirtu dan pengrusakan patok batas tanah yang dilaporkan sejak Oktober 2025 di Polsek Seram Barat hingga kini mandek dan belum menunjukkan perkembangan yang jelas.

Kasus ini pun menuai kekecewaan dari pelapor, Marsel Maspaitella.

Pelapor menjelaskan bahwa laporan tersebut ditujukan terhadap terlapor Buken De Fretes atas dugaan pencurian material sirtu dan pengrusakan patok batas tanah milik pelapor.

Menurut pelapor, pencurian material sirtu dilakukan dengan menggunakan alat berat berupa excavator milik salah satu pengusaha di Piru.

 

Akibat aktivitas pengambilan material tersebut, lahan milik pelapor diobrak-abrik menggunakan alat berat sehingga kontur tanah menjadi rusak dan patok batas tanah milik pelapor ikut dirusak. Patok batas tanah tersebut merupakan patok yang dipasang saat proses pengukuran dan penelitian tanah oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten SBB untuk kepentingan Penerbitan Sertifikat, sehingga pengrusakan patok tersebut sangat merugikan pelapor secara Materil Berupa Tundanya Penelitian Panitia A BPN SBB, selain itu juga Status Proses Penerbitan hak menjadi Merah di Aplikasi BPN. G

Pelapor juga menjelaskan bahwa material sirtu yang diambil dari lahan milik pelapor digunakan untuk menimbun jembatan di depan Rusun ASN Piru yang merupakan proyek konstruksi dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Seram Bagian Barat.

Berdasarkan perhitungan pelapor, material sirtu yang diambil dari lahan miliknya kurang lebih sebanyak 21 ret dump truck.

Atas peristiwa tersebut, pelapor telah membuat laporan di Polsek Seram Barat sejak Oktober 2025. Namun hingga saat ini, pelapor menilai belum ada perkembangan penanganan perkara tersebut dan perkara tersebut terkesan mandek.

Perbuatan tersebut diduga melanggar ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, yaitu Pasal 479 tentang pencurian, Pasal 521 tentang perusakan barang, dan Pasal 529 tentang penyerobotan tanah.

Pelapor berharap Kapolres Seram Bagian Barat dapat memberikan perhatian dan atensi terhadap laporan tersebut agar dapat segera diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kapolres Seram Bagian Barat melalui Balasan Wa Pelapor kepada Kapolres SBB terkait dengan laporan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya akan mengecek dan mempelajari perkembangan penanganan perkara tersebut dan akan menindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.tandasnya (IM-03)

Berita Terkait

Gubernur Maluku Minta Batas Taman Nasional Manusela Ditinjau Kembali
Lima Jabatan Strategis Polres Kepulauan Aru Berganti, Kapolres Tekankan Soliditas dan Pelayanan Masyarakat
Kapolda Maluku pimpin Rakor pengamanan ketersediaan BBM dan pengelolaan antrian di SPBU
Pascainsiden, TNI-Polri dan Warga Patahuwe Gotong Royong Bersihkan Lahan Pastori
Wali Kota Ambon Akan Terima Penghargaan di HUT ke-15 KompasTV
Aksi Cepat Sang Jenderal Petarung, Redam Bentrokan Lisabata–Patahuwe di SBB
BNI Ambon Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan, Fokus Tingkatkan Kapasitas UMKM
Polda Maluku Perkuat Sispam Kota, Kapolda Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kontinjensi
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 19:36 WIT

Gubernur Maluku Minta Batas Taman Nasional Manusela Ditinjau Kembali

Tuesday, 15 September 2026 - 13:00 WIT

Lima Jabatan Strategis Polres Kepulauan Aru Berganti, Kapolres Tekankan Soliditas dan Pelayanan Masyarakat

Tuesday, 15 September 2026 - 08:40 WIT

Kapolda Maluku pimpin Rakor pengamanan ketersediaan BBM dan pengelolaan antrian di SPBU

Tuesday, 15 September 2026 - 08:25 WIT

Pascainsiden, TNI-Polri dan Warga Patahuwe Gotong Royong Bersihkan Lahan Pastori

Monday, 14 September 2026 - 20:28 WIT

Wali Kota Ambon Akan Terima Penghargaan di HUT ke-15 KompasTV

Berita Terbaru