Dana Desa Layeni Diduga Disalahgunakan, Kejari Mulai Pemeriksaan

- Publisher

Monday, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Masohi– Kejaksaan Negeri (Kejari) Maluku Tengah mulai menelusuri dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Layeni, Kecamatan Teon Nila Serua (TNS), tahun anggaran 2023, 2024 dan 2025, dengan nilai mencapai Rp665.815.938.

Dugaan tersebut dilaporkan oleh Tim Peduli Masyarakat Desa Layeni pada 2 Maret 2026. Laporan itu menyebutkan adanya, indikasi penyalahgunaan anggaran oleh kepala desa bersama sekretaris dan bendahara dalam kurun waktu tiga tahun, sejak 2023 hingga 2025.

Dalam laporan tersebut, rincian dugaan penyimpangan meliputi tahun 2023 sebesar Rp81,1 juta, tahun 2024 sebesar Rp136,1 juta, dan tahun 2025 sebesar Rp448,6 juta.

Menindaklanjuti laporan itu, Kejari Maluku Tengah telah menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan pada 9 April 2026.

Praktisi hukum, Rony Samlohy, menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap dugaan korupsi dana desa. Ia meminta aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan dalam mengusut kasus tersebut.

Sementara itu, perwakilan Tim Peduli Masyarakat Desa Layeni, Plipus Kelelufna, mengapresiasi respons cepat Kejari dalam menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan.

Ia berharap proses hukum berjalan adil, serta memberikan efek jera guna mencegah terulangnya kasus serupa di tingkat desa.(IM-06)

Berita Terkait

Skandal Tambang Batu Gamping SBB Memanas, Hj Abdul Rauf Membantah; Fakta Lapangan Justru Menyeret Namanya.
Penyidik Kejati Maluku Periksa Mantan Bos Perizinan 6 Jam! Skandal Izin Tambang SBB, dan Aliran DBH.
Mario Kakisina Desak Kajati Maluku Periksa Anggota DPRD SBB, Hj.Abdul Rauf Latulumamina, Jika Terbukti Ada Aliran Uang dalam Kasus IUP Batu Gamping SBB
Kasus IUP Batu Gamping SBB, Kejati Maluku Didesak Periksa Anggota DPRD SBB Hj Abdul Rauf
Bupati Kaidel Sulap Eks Taman Kota Jadi Destinasi Wisata Baru, Siapkan Dongkrak PAD dan Ekonomi Warga
Polisi Amankan 2 Terduga Pengedar Sabu di Ambon, 16 Paket Narkotika Disita
PENANGANAN KASUS HOAKS TERKENDALA, TERLAPOR TAK KOOPERATIF DITEMUI PENYIDIK
Tokoh Pemekaran Dr Nataniel Elake Bongkar Dugaan Arogansi Istri Bupati SBB Yeni Rosbayani, Dinilai Tak Paham Aturan dan Campuri Kewenangan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 29 April 2026 - 03:50 WIT

Skandal Tambang Batu Gamping SBB Memanas, Hj Abdul Rauf Membantah; Fakta Lapangan Justru Menyeret Namanya.

Tuesday, 28 April 2026 - 20:55 WIT

Penyidik Kejati Maluku Periksa Mantan Bos Perizinan 6 Jam! Skandal Izin Tambang SBB, dan Aliran DBH.

Tuesday, 28 April 2026 - 13:00 WIT

Mario Kakisina Desak Kajati Maluku Periksa Anggota DPRD SBB, Hj.Abdul Rauf Latulumamina, Jika Terbukti Ada Aliran Uang dalam Kasus IUP Batu Gamping SBB

Tuesday, 28 April 2026 - 11:48 WIT

Kasus IUP Batu Gamping SBB, Kejati Maluku Didesak Periksa Anggota DPRD SBB Hj Abdul Rauf

Tuesday, 28 April 2026 - 10:34 WIT

Bupati Kaidel Sulap Eks Taman Kota Jadi Destinasi Wisata Baru, Siapkan Dongkrak PAD dan Ekonomi Warga

Berita Terbaru