Tokoh Pemekaran Dr Nataniel Elake Bongkar Dugaan Arogansi Istri Bupati SBB Yeni Rosbayani, Dinilai Tak Paham Aturan dan Campuri Kewenangan

- Publisher

Monday, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Seram Bagian Barat – Sejumlah tokoh pemekaran Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mengecam keras dugaan penyalahgunaan wewenang yang melibatkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten SBB.

Kecaman tersebut disampaikan oleh salah satu tokoh pemekaran SBB, Dr. Nataniel Elake dalam pernyataannya kepada media ini, Senin (27/4/2026) yang menilai bahwa tindakan yang dilakukan oleh Ketua PKK Yeni Rosbayani Asri telah mencederai tata kelola sistem pemerintahan daerah.

“Sebagai figur publik yang memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat, seharusnya Ketua PKK menjadi teladan, bukan justru diduga melakukan penyalahgunaan wewenang,” ujar Elake.

Ia menilai tindakan tersebut bukan hanya pelanggaran aturan, tapi sudah masuk ranah penghinaan terhadap martabat masyarakat SBB.

“Kami ini bukan orang bodoh yang bisa dipermainkan!” ucapnya.

Yeni Rosbayani Asri bertindak layaknya pejabat resmi memberi perintah kepada aparat hingga memengaruhi jalannya birokrasi. Padahal, menurut Elake, posisi tersebut tidak memiliki kewenangan dalam struktur pemerintahan.

Elake menilai bahwa hal tersebut merusak sistem birokrasi yang sudah dibangun susah payah, namun menimbulkan kesan kekuasaan dikuasai keluarga sehingga menginjak harga diri masyarakat SBB

Elake mengingatkan kepada Bupati Asri Arman agar membatasi peran keluarga dan menjaga marwah kepemimpinan di Bumi Saka Mese Nusa, ingatnya.

“Daerah ini yang Kami Perjuangkan. Bukan lahir begitu saja. Daerah ini lahir dengan darah dan keringat air mata. Jangan dirusakkan oleh kesewenang-wenangan demi kepentingan pribadi dan kelompok” tegas Elake.

Elake juga menegaskan bahwa masyarakat tidak akan tinggal diam terhadap berbagai persoalan yang terjadi di pemerintahan Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Masyarakat tidak akan diam. Kami akan terus mengawal dan menyuarakan setiap dugaan pelanggaran yang terjadi di pemerintahan Seram Bagian Barat,” tegasnya.(IM-03)

Berita Terkait

Pelantikan 10 Pejabat di Aru, Bupati Timotius Kaidel Minta Kerja Cepat dan Tinggalkan Ego Sektoral
Bentrok Antar Pemuda, berhasil diredam aparat keamanan, Masyarakat diminta jangan terpancing.
3 Minggu Batal Terus! Warga Pulau Kur Geram, KM Lobster Tak Kunjung Berlayar
Kementrian PU Survei Infrastruktur di Buru Selatan 
Kejati Maluku Maraton Periksa Saksi Kasus Korupsi BRI dan Proyek Jalan Namlea–Samalagi, Rp100 Juta Diserahkan sebagai Barang Bukti
Wakil Bupati Kepulauan Aru Resmi Tutup Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru SD melalui Metode Matematika GASING 2026
Kejari Ambon Tetapkan 2 Tersangka Korupsi PT Dok dan Perkapalan Waiame, Kerugian Negara Capai Rp18,96 Miliar
Wali Kota Ambon Buka Konsultasi Publik Tahap II KLHS dan Revisi RTRW, Dorong Penataan Kota yang Berkelanjutan
Berita ini 167 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 06:29 WIT

Pelantikan 10 Pejabat di Aru, Bupati Timotius Kaidel Minta Kerja Cepat dan Tinggalkan Ego Sektoral

Thursday, 6 August 2026 - 14:58 WIT

Bentrok Antar Pemuda, berhasil diredam aparat keamanan, Masyarakat diminta jangan terpancing.

Thursday, 6 August 2026 - 14:56 WIT

3 Minggu Batal Terus! Warga Pulau Kur Geram, KM Lobster Tak Kunjung Berlayar

Thursday, 6 August 2026 - 14:26 WIT

Kementrian PU Survei Infrastruktur di Buru Selatan 

Wednesday, 5 August 2026 - 19:17 WIT

Kejati Maluku Maraton Periksa Saksi Kasus Korupsi BRI dan Proyek Jalan Namlea–Samalagi, Rp100 Juta Diserahkan sebagai Barang Bukti

Berita Terbaru