IM-Ambon-Hai Sobat tak terasa sebentar lagi kita akan kembali merayakan Hari Air Dunia (HAD) yang diperingati tiap tanggal 22 Maret, perayaan ini jadi kesempatan baik untuk kembali menggugah kesadaran masyarakat akan kelestarian dan penyelamatan sumber daya air.
Pada tahun ini upaya penyelamatan sumber daya air dilakukan dengan memasyarakatkan gerakan pembuatan biopori
Balai Wilayah Sungai (Maluku) sendiri membuka rangkaian kegiatan HAD ke-31 dengan melakukan pembuatan biopori di Kantor BWS Maluku, pada Kamis 09/03/23.
Ketua pelaksanaan Amaraldo Azmi, ST. MPSDA Kegiatan saat ditemui wartawan infomalukunews.com diruang kerjanya mengatakan.
“Dengan memasyarakatkan gerakan biopori upaya penyelamatan sumber air dapat dilakukan secara masif dan keterbatasan akan daerah resapan air dapat ditanggulangi.” ujarnya
Dia katakan, Ada sebanyak 501(Lima ratus satu) lobang Biopori yang ada diseluruh Wilayah Maluku dan nantinya akan dilakukan dari hari ini 08/03/23 hingga 16/03/23 nantinya.
“Yang menjadi target kita itu untuk seluruh indonesia nantinya ada sebanyak 5.000.000 lobang Biopori.” cetusnya
Selaku ketua kegiatan memesankan agar generasi kedepannya lebih memperhatikan air.
“Kita tidak akan mau mewariskan air mata untuk generasi kedepan, yang kita ingin kan dan mewariskan hanyalah mata air impian.” pesannya
Selain Kegiatan Biopori BWS Maluku juga adakan kegiatan Penanam Pohon dari berbagai jenis pohon yang dilaksanan oleh BWS Maluku nantinya
“Ya untuk penanaman pohon yang dilakukan nanti itu dari seluruh jenis pohon, dan target kita itu sebanyak 300 pohon.” pungkasnya.
Untuk diketahui, lobang Biopori untuk Kota Ambon yakni wilayah Unpatti, Renjani, dan diluar pulau Ambon ada Buru Way Apo, dan MBD sedangkan untuk Wilayah SBT, SBB dan Maluku Tengah akan nantinya diusahakan untuk melakukan Biopori.(IM-06)







