BPJN Mulai Kerjakan Jembatan Wai Kaka

- Publisher

Tuesday, 3 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

AMBON-Jembatan Waikaka, di Desa Tala Kecamatan Amalatu Kabupaten SBB kini masuk tahap pekerjaan awal. Apakah mampu capai target, tuntas bulan Mei tahun depan BPJN XVI Maluku-Malut hanya optimistis.

“Intinya tidak ada pekerjaan amburadul. Hanya karena refocusing anggaran semua pekerjaan di balai jalan ini, dimultiyearskan semua. Katong juga optimis pekerjaan tetap jalan sampai pemasangan rangka atas tahun 2021, oke?” tandas Wan Talaohu dihubungi infomalukunews.com Rabu (19/10/2020) melalui telepon seluler.

Pimpinan Satker Pulau Ambon dan Seram BPJN XVI itu menjelaskan akibat refocusing anggaran oleh pihak kementerian pihaknya hanya memfokuskan satu item pekerjaan saat ini. Yakni, pada fondasi jembatan baru Waikaka tersebut.

Sedang pembangunan rangka atas jembatan diharapkan berlanjut hingga tahun 2021. Namun berapa anggaran yang telah dikucurkan untuk membangun fondasi Waikaka, dia menolak membeberkan.

“Kalau bicara nominal anggaran yang sudah realisasi beta seng bisa sampaikan lewat telepon, silahkan ke kantor saja langsung ketemu Humas balai, kalau mau,” ujar Talaohu.

Guna melancarkan kembali akses transportasi masyarakat di pulau Seram, Wakil Menteri PUPR Jhon Wempy Watipo (28/7/2020) lalu berkunjung di Waikaka.

“Jembatan ini harusnya sudah dikerjakan karena anggaran sudah ada. Tapi kondisi alam tidak memungkinkan maka terkendala” kata Kepala Seksi Preservasi BPJN XVI Maluku-Malut Adrian Laukon saat mendampingi Wamen PUPR di Waikaka.

Laukon menjelaskan, akibat rusak oleh hantaman banjir jembatan yang menghubungkan tiga wilayah, yakni Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur itu harus dibongkar seluruhnya.

Sesuai rencana jembatan baru tersebut akan memiliki bentangan sejauh 80 meter yang dibangun dengan sistem rangka, agar cepat selesai.

Laukon mengaku, pihak kementerian menganggarkan dan senilai Rp 23 miliar yang diperoleh dari gabungan anggaran bidang jembatan dan penanganan jalan.

“Jadi tinggal dikerjakan saja, namun masih terhalang karena jembatan darurat belum dikerjakan, akibat kondisi banjir,” ucap Laukon di sela-sela kunjungan Wamen itu.(pom)

Berita Terkait

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA
Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Berita ini 290 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 06:44 WIT

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Berita Terbaru

Promosi

Lewat HUT 28, DPD PAN Buresl Santuni 280 Anak Yatim

Monday, 24 Aug 2026 - 10:05 WIT