Lahan Beres, BWS Siapkan Konstruksi Bendungan Wai Apo

- Publisher

Tuesday, 21 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, AMBON- Hampir tiga minggu gerbong Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku mulai bergerak sejak mendapat pimpinan baru. Kepala BWS Maluku Marva Ibnu memastikan pihaknya mulai melakukan koordinasi internal dan persiapan konstruksi Bendungan Wai Apo di Kabupaten Buru.

“Jadi 17 hari kerja ini saya belum banyak ke lapangan. Masih koordinasi internal sesuai tupoksi masing-masing. Yakni sejauh mana kegiatan yang sementara berlangsung dan akan berlangsung,” kata Marva Ibnu ditemui infomalukunews.com di ruang kerjanya, Senin (20/7/2020).

Marva Ibnu pantas merasa lega, pasca keluarnya SK Gubernur Maluku soal besaran santunan dan nama-nama penerima santunan yang diserahkan Sekda Maluku Kasrul Selang, tepat sepekan lalu. Dengan begitu, pihaknya sudah bisa fokus ke persiapan pekerjaaan konstruksi Bendungan Wai Apo.

Tinggal bagaimana, kata Marva, santunan tunai melalui rekening bank untuk 40 KK masyarakat adat yang bermukim di sekitar bendungan Wai Apo direalisasikan secepatnya oleh Pemda Kabupaten Buru.

Marva mengaku harus berterimakasih kepada Pemda Provinsi Maluku mapun Pemda Kabupaten Buru yang telah mendukung berbagai proses administrasi menyangkut lahan untuk bendungan yang dibangun guna menunjang Pulau Buru sebagai lumbung pangan Maluku itu.

“Karena bagi kami yang paling penting ada lahan dulu. Soal konstruksi itu bagian kami,” tandas Marva Ibnu.

Menurutnya, pembangunan Bendungan Wai Apo relatif tertinggal, sejak kontrak ditandatangani pada Desember tahun 2017 lalu. Kontrak tersebut akan berakhir tahun 2022 nanti, namun dengan harapan ada penambahan waktu kontrak mengingat waktu yang tersisa tidak cukup untuk fase konstruksi.

Saat ini pembangunan baru masuk fase timbunan yang menurutnya relatif tidak terlalu sulit diselesaikan asalkan keberadaan material di lokasi mencukupi. Apalagi cuaca mendukung pekerjaan di lapangan.

Pimpinan baru BWS Muluku ini juga menambahkan, pemotongan anggaran diKementerian PUPR untuk ikut menghadapi pandemi Covid-19 juga perlu dipertimbangkan.

Sebelumnya di awal tahun 2018 lalu, pekerjaan konstruksi sempat tertunda karena faktor kemahalan bahan. Dengan adanya pandemi maka tantangan pembangunan Bendungan Wai Apo relatif tambah berat.

“Tapi intinya ada pada lahan. Kalau ada lahan kita siap kerja. Sekali lagi konstruksi itu bahagian kami. Sama dengan masalah sosial, yang kami tidak bisa diamkan itu,” tandas Marva Ibnu.(pom)

Berita Terkait

Utus 5 Siswa Non Muslim Wakili Madrasah di Maluku Ikut Pentas Seni HAN 2022, MI di Buru Jadi Agen Moderasi Beragama
Kementan Dan TNI AD Pangdam XVI Pattimura Kerja Sama Peningkatan Padi B.1000
Pembangunan Bendungan Way Apu Suda Mencapai 40 Persen.
Pemda dan DPRD Berkolaborasi Membangun Kabupaten Bursel
Paripurna DPRD Kabupaten Bursel Ke 14 Bertepatan dengan 1 Tahun kerja Bupati Dan Wakil Bupati
Bupati Bursel Hj Safitri malik Soulisa Ikut Audiens Bersama Kementrian Kelautan RI
Dua Bocah Digarap Ayah Kandung, Kapolres Pulau Buru Menyapa Keluarga Korban
Dihantam Gelombang, Longboat Berpenumpang 15 Orang Tenggelam
Berita ini 346 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 8 August 2022 - 11:45 WIT

Utus 5 Siswa Non Muslim Wakili Madrasah di Maluku Ikut Pentas Seni HAN 2022, MI di Buru Jadi Agen Moderasi Beragama

Sunday, 24 July 2022 - 13:39 WIT

Kementan Dan TNI AD Pangdam XVI Pattimura Kerja Sama Peningkatan Padi B.1000

Friday, 22 July 2022 - 19:01 WIT

Pembangunan Bendungan Way Apu Suda Mencapai 40 Persen.

Thursday, 21 July 2022 - 20:22 WIT

Pemda dan DPRD Berkolaborasi Membangun Kabupaten Bursel

Thursday, 21 July 2022 - 17:03 WIT

Paripurna DPRD Kabupaten Bursel Ke 14 Bertepatan dengan 1 Tahun kerja Bupati Dan Wakil Bupati

Berita Terbaru