“SKANDAL JABATAN! Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga Lantik Kabid ‘Loncat Jabatan’, Abaikan Baperjakat Disinyalir Tipu Negara!”

- Publisher

Saturday, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Seram Bagian Barat – Aroma skandal kembali menyelimuti Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Bupati SBB, Ir. Asri Arman, diduga melantik Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di Dinas Pendidikan yang belum memenuhi syarat, memicu gelombang kritik publik dengan Terbitnya Surat Keputusan (SK) Nomor: 800.1.3.3-140 Tahun 2026 tentang pengangkatan pejabat pengawas kini menjadi sorotan tajam dan memancing reaksi publik.jumat (17/4/2026).

Pasalnya, dalam SK tersebut diduga terdapat pengangkatan pejabat yang belum memenuhi persyaratan administratif maupun tahapan karier. Salah satu yang mencuat adalah Kabid GTK pada dinas pendidikan Sulemang, yang disebut belum pernah menduduki jabatan eselon IV namun langsung dilantik dalam jabatan pengawas.

Tak hanya itu, Suleman juga diketahui baru dimutasi dari salah satu Sekolah Dasar di Ambon, Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar terkait kelayakan, rekam jejak jabatan, serta proses seleksi yang dilakukan.

Pemalsuan dokumen atau surat negara diancam pasal 263 KUHP (pidana penjara paling lama 6 tahun) untuk surat umum, dan Pasal 264 KUHP (pidana penjara paling lama 8 tahun.

Secara umum syarat utama menduduki jabatan Administrator (Eselon III) di Pemda adalah memiliki pengalaman paling singkat 3 tahun pada Jabatan Pengawas (Eselon IV) atau Jabatan Fungsional (JF) setingkat. Ini diatur dalam peraturan manajemen PNS terkait mutasi dan promosi jabatan struktural.

Padahal, aturan tegas menyebutkan bahwa jabatan administrator (eselon III) hanya dapat diisi oleh ASN yang memiliki pengalaman minimal 3 tahun di jabatan pengawas atau jabatan fungsional setara.

Tak berhenti di situ, dugaan pelanggaran semakin serius. Proses pelantikan disebut tidak melalui mekanisme Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) lembaga penting yang seharusnya mengkaji kelayakan ASN sebelum diangkat.

Lebih mengejutkan lagi, beredar kabar bahwa Sekda dan BKPSDM tidak dilibatkan dalam proses tersebut. Jika benar, ini menjadi indikasi kuat adanya pengabaian sistem merit dalam birokrasi.

“Ini bukan sekadar cacat prosedur. Ini sudah masuk kategori serius. Kalau benar, ini bisa dianggap sebagai bentuk penipuan terhadap negara,” tegas sumber internal.

Praktik pengangkatan seperti ini dinilai berbahaya karena merusak tatanan birokrasi, mencederai profesionalitas ASN, dan membuka celah penyalahgunaan kekuasaan.

Hingga kini, Bupati Ir. Asri Arman belum memberikan klarifikasi. Publik pun menunggu jawaban tegas di tengah isu yang kian memanas.

Jika dibiarkan, kasus ini berpotensi menjadi bom waktu yang meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.(IM-03)

Berita Terkait

Sinergi Kodaeral IX Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon
Pangdam XV/Pattimura Terjun Langsung Bantu Korban Erupsi Gunung Dukono
Lebih Praktis dan Aman: BRI Ambon Sosialisasikan BRIVA dan Beragam Layanan di GPM Kairatu
Wali Kota Ambon Tegas: Melarang Warga Bangun Rumah di Lereng Bukit Rawan Bencana  
Nahkodai PASI Maluku, Levi Targetkan Pembinaan Atlet Lebih Maksimal
Estafet Kepemimpinan Kejari Tanimbar Resmi Beralih ke Krisnandar
Kapolda Maluku Tegaskan Dukungan Penuh Pengamanan Sensus Ekonomi BPS
Pelayanan Jemaah Haji Maluku 2026 Dinilai Berjalan Optimal
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 10 May 2026 - 19:00 WIT

Sinergi Kodaeral IX Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon

Sunday, 10 May 2026 - 12:50 WIT

Pangdam XV/Pattimura Terjun Langsung Bantu Korban Erupsi Gunung Dukono

Sunday, 10 May 2026 - 10:55 WIT

Lebih Praktis dan Aman: BRI Ambon Sosialisasikan BRIVA dan Beragam Layanan di GPM Kairatu

Sunday, 10 May 2026 - 09:35 WIT

Wali Kota Ambon Tegas: Melarang Warga Bangun Rumah di Lereng Bukit Rawan Bencana  

Saturday, 9 May 2026 - 17:49 WIT

Nahkodai PASI Maluku, Levi Targetkan Pembinaan Atlet Lebih Maksimal

Berita Terbaru