IM-Ambon.-Tim KPK Melakukan Pengeledahan Lanjutan Di Kantor Dinas Kesehatan Kota Ambon, KPK mendatangi Kantor Dinas Kesehatan sejak pukul 14:37 dan keluar pada pukul 16.14 WIT.
Aksi penggeledahan di kantor Dinas Kesehatan tersebut mendapat Barang Bukti Sebanyak Empat (4) Buah Koper yang berisi berkas terkait korupsi.
Penyidik bergegas memasukan Empat (4) buah koper tersebut ke dalam mobil yang dikawal anggota Brimob bersenjata lengkap.
Dugaan penerimaan gratifikasi dan izin prinsip pembangunan retail tahun 2020 di Kota Ambon dan melibatkan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, yang saat ini telah ditetapkan tersangka dan ditahan KPK.
Perlu di ketahui juga KPK telah mendatangi Kantor Dinas Kesehatan Kota Ambon dan telah mengangkut sejumlah berkas dan melakukan penyegelan Pada Rabu 19/5/2022.
Sebagaimna diketahui KPK telah mengumumkan Walikota Ambon Richard Louhenapessy (RL) bersama dua orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait persetujuan izin prinsip pembangunan cabang ritel tahun 2020 di Kota Ambon dan dugaan penerimaan gratifikasi.
Dua tersangka lainnya yakni staf tata usaha di Pemkot Ambon, Andrew Erin Hehanusa (AEH), dan Amri (AR) dari pihak swasta/karyawan Alfamidi (AM) Kota Ambon.
Atas perbuatannya, tersangka Amri selaku pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.
Sedangkan tersangka Richard Louhenapessy dan Andrew sebagai penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(IM03)





