IM, AMBON-Penyelesaian proyek kapal milik Pemkab Seram Bagian Barat (SBB), Kadishub SBB Adjait akhirnya ngaku terkendala. Dia menuding kontraktor sebagai biang kerok.
“Kendalanya ada pd pihak ketiga bang…..mesin yg satu belum naik di kapal sesuai dgn perjanjian kita,” kata Adjait dikonfirmasi melalui WA (5/7/2021) lalu.
Pihak kontraktor belum dikonfirmasi terkait pernyataan Kadishub SBB itu.
Tapi sempat ada dugaan kalau mesin kapal yang satu unit belum didatangkan karena pembayarannya belum dilunasi.
“Bagaimana mesin yang satu bisa datang, belum dibayar kok,” kata pengawas CV Kairos Anugrah Marina yang namanya tak ingin disebut kepada infomalukunews.com.
Satu unit mesin Yanmar 700 Horse Power (HP) merek Yanmar belum terpasang belum tiba di galangan.
Sementara proyek pengadaan kapal senilai Rp 7,1 miliar itu dipastikan oleh Adjait selesai pada akhir Juni 2021 lalu
Pada Desember 2020 PT Kairos Anugerah Marina mengaku bodi kapal telah diselesaikan.
Bahkan Stanley EPirsouw pimpinan PT Kairos Anugerah Marina menyatakan kontrak per 31 Desember tahun 2020 lengkap dengan mesin.
Tapi di bulan Januari 2021 ini, PPK menjelaskan kapal belum diserahterimakan karena menunggu pemberian nama dan sertifikasi dari lembaga sertifikasi maritim.
“Rencananya akhir Januari 2021 kapal diserahkan karena masih menunggu proses penamaan kapal dan sertifikasi kapal,” ujar Ny Herwiin PPK Dishub SBB pertengahan Januari 2021 lalu.(pom)






