Kades Namrina Diduga Sunatkan Gaji Pegwai Dilaporkan Ke Polisikan.

- Publisher

Thursday, 8 July 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM; Namrole,- Kepala Desa Namrina Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Fiktor Tomanussa, dilaporkan di Polisi Sektor (Polsek) Namrole, Laporan tersebut disampaikan ke Polsek itu terkait dengan menyalah gunakan otoritas sebagai sang Kades. Demikian disampaikan, Rafel Tomanussa, Yames Tomanussa dan Stenly Tasidjawa
Menurut mereka, Kami merasa gaji kami disunatkan untuk Sang Kades simpan disimpan di Desa Namrina yang membawahi Dua Dusun yakni, Dusun Waetina( Kawalale) dan Dusun Emoria selama 7 Bulan tidak membayar gaji honor Kepala Dusun (Kadus) Waetina yakni, Rafel Tomanussa, gaji Kadus tersebut per bulan 1.150 ribu bila dikalikan selama tujuh bulan, Sang Kades harus membayar gaji Kadus sebesar 8.050 ribu rupiah yang harus diselesaikan.
Sementara Yames Tomanussa jabatan sebagai Kaur Pemerintahan dalam laporan ke Polisi, Sang Kades alias Fiktor juga tidak membayar Beta pung gaji selama 7 Bulan dan gaji Beta setiap bulan 2.100 ribu bila dikalikan selama 7 bulan Sang Kades harus membayar Beta punggaji kembali 14.700 ribu rupiah, kemudian Stenly Tasidja pegawai Honorer yang simpan sebagai penjaga Sanitasi (Air) Dusun Waetina dengan upah kerja per bulan sebesar 300 ribu rupiah selama 7 bulan Sang Kades tidak membayar Beta pung gaji semuanya diperoleh 2.100 ribu rupiah.
Rafel juga menambahkan pegawai honor yang tidak terbayar gaji pak Kades Namrina itu semuanya dimasukkan Tiga orang termasuk Stenly, Oktopina Hetarua dan Ardin Buton, olehnya Kami berharap pak Kades dapat menyelesaikan gaji Kami” Tuturnya.
Menurut Pelapor Ketiga yang mendatangi Polsek Namrole untuk melaporkan Sang Kades, karena selama penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tidak pernah ingin membayar gaji kami, bahkan Bendahara, Alpius Latbual kaka Kandung Sang Kades Dua Bapak Satu Mama, Dia tidak ingin membayar gaji kami, bahkan Bendahara, Alpius Latbual kaka Kandung Sang Kades Dua Bapak Satu Mama, Dia tidak ingin membayar gaji kami untuk gaji kami. Karena jabatan Kades di tahun 2021 semunaya diatur Sang Bendahara.” Tuturnya.
Dengan demikian Kami merasa dirugikan dan juga diduga membuat laporan fiktif pembangunan pekerjaan dilapangan, sementara kegitan tidak ada, maka pihak kepolisian dapat menindak tegas terhadap laporan pembodohan terhadap Publik dan pihak hukum” Minta Pelapor.
Wartawan saat dikomfirmasi di Mapolseka Namrole Kami 8/7 telah membenarkan laporan yang dilayangkan Rafel, Stenly dan Yames, dalam laporan tersebut pihak Kepolisian berjanji akan menindak lanjuti laporan tersebut melalui surat panggilan untuk nantinya pada hari Minggu 11/7 akan dilakukan pemeriksaan terhadap pak Kades. (AK)

Berita Terkait

MPD Pemuda ICMI Kota Tual Bersilaturahmi dengan Dandim 1503/Tual
Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA
Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Berita ini 236 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 06:40 WIT

MPD Pemuda ICMI Kota Tual Bersilaturahmi dengan Dandim 1503/Tual

Thursday, 20 August 2026 - 06:44 WIT

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Berita Terbaru