Pensiun, Doni Monardo Diganti Dari Jabatan Kepala BPNPB

- Publisher

Sunday, 30 May 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM,AMBON- Mantan Danjen Kopassus Doni Monardo resmi melepas jabatan kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan digantikan oleh Letjen TNI Ganip Warsito yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Staf Umum (Kasum) TNI.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengkonfirmasi, Doni diganti karena 1 Juni 2021 akan memasuki masa pensiun dari  kemiliteran.

“Ya, benar, karena Pak Doni akan pensiun pada 1 Juni 2021 sehingga harus diganti oleh perwira tinggi TNI yang aktif,” ujar Hadi Selasa (25/5/2021) seperti dikutip dari Liputan6.com

Doni Monardo kelahiran Cimahi, Jawa Barat ini memulai karirnya di Kopassus antara 1986-1998 sejak lulus Akademi Militer tahun 1985.

Karirnya melejit sejak menjadi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat kepemimpinan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Bahkan dia dipromosikan sebagai Komandan Grup A Paspampres tahun 2008 sebelum dipercayakan oleh negara menjabat Danrem 061 Surya Kencana Bogor tahun 2010.

Tak lama kemudian ia diangkat menjadi Wakil Komandan Kopassus hingga tahun 2012 lalu pada 2014 Doni ditunjuk memimpin Kopassus pada 2014.

Setahun memimpin pasukan elit tersebut ia diangkat menjadi Pangdam XVI/Patimura menyusul sebagai Pangdam III/Siliwangi hingga tahun 2018.

Karir Doni berlanjut di luar instansi militer. Ia diangkat menjadi sekretaris jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) pada 2018 sampai 2019. Setelah itu, ia diangkat sebagai kepala BNPB menggantikan Laksamana Muda Purn. Willem Rampangilei.

Selama menjabat sebagai Kepala BNPB, tugas Doni terbilang tidak mudah. Sejak 2019 hingga 2021, bencana kerap menghampiri Indonesia. Belum lagi ia juga ditugasi untuk memimpin penanganan pandemi virus corona.

Dari Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) tahun 2020, Doni disebut-sebut memiliki kekayaan mencapai Rp10 miliar

Kekayaan Doni paling banyak berasal dari tanah dan bangunan. Tercatat, Doni memiliki 27 aset tanah dan bangunan di sejumlah daerah dengan nilai mencapai Rp6,7 miliar.(pom)

Berita Terkait

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan
Kapolres SBB: Tak Ada Ampun! Pelaku dan Provokator Konflik Ani–Pawae Tetap Diproses Hukum
Berita ini 171 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Friday, 17 April 2026 - 00:12 WIT

Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi

Wednesday, 15 April 2026 - 12:27 WIT

Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  

Berita Terbaru

Daerah

Kota Ambon Masuk 10 Besar Kota Toleran di Indonesia Tahun 2025

Thursday, 23 Apr 2026 - 19:37 WIT