Kota Ambon Masuk 10 Besar Kota Toleran di Indonesia Tahun 2025

- Publisher

Thursday, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, JAKARTA, PPID- Kota Ambon berhasil menduduki peringkat ke 10 Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2025 dengan Skor 5,657 berdasrakan penilaian SETARA Institute yang diluncurkan Rabu (22/4/26) di Mangkuluhur Arthotel Suites, Jakarta,.

Mewakili kota Ambon dalam penyerahan piagam penghargaan Kota toleran, Kepala Badan Kesbangpol, Aldrin Parinussa yang mengungkapkan penghargaan yang disematkan ini menjadi apresiasi atas upaya Pemkot Ambon dan selruh Warga Kota Ambon yang untuk menjaga serta memperkuat nilai-nilai toleransi.

Kondisi tersebut, kata Aldrin, dapat dilihat ketika Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena berulang kali menegaskan komitmennya, guna memastikan Ambon sebagai kota yang ramah untuk semua warganya tanpa membedakan latar belakan agama, etnis, maupun identitas sosial lainnya.

“Penegasan ini sering disuarakan, bukan hanya pernyataan formal melainkan secara konsisten disampaikan melalui pidato pada forum-forum publik yang dihadiri oleh Bapak Wali Kota,” terangnya kepada Media Center.

Aldrin membeberkan, terdapat 4 (empat) variable utama penilaian IKT oleh SETARA Institute yakni regulasi Pemerintah Kota, Tindakan Pemerintah Kota, regulasi sosial, dan Tindakan sosial.

“Disamping itu, ada 8 (delapan) indikator guna mengukur kinerja Pemerintah dalam mengelola keberagaman dan kerukunan; yakni perencanaan pembangunan, kebijakan diskriminatif, peristiwa pelanggaran, Tindakan pemerintah, regulasi sosial, demografi sosio-keagamaan, pernyataan publik, dan tingkat toleransi,” ujarnya.

Selaku Kepala Badan Kesbangpol, Aldrin menyampaikan rasa syukur atas penghargaan ini, dirinya berharap Pemerintah dan masyarakat dapat meningkatkan terus rasa toleransi di kota Ambon.

Sementara itu, pernyataan senada disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena pada akun media sosial pribadi. Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga atas partisipasi membangun toleransi.

“Kota Ambon masuk 10 besar Kota Toleran di Indonesia, naik satu Tingkat disbanding Tahun lalu. Terimakasih kepada seluruh warga atas partisipasi membanyun toleransi di kota Ambon tercinta,” tulis Wattimena.

Dirinya meminta agar seluruh masyarkaat yang mendiami kota ini untuk bekerja sama dengan seluruh pihak yang berkepentingan untuk menjaga ketertiban dan keamanan guna mewujudkan Ambon Manise yang inklusif, toleran dan berkelanjutan.

“Mari saling bantu bersama TNI/POLRI, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan unsur yang lain, guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian. Bersama kita wujudkan Ambon Manise yang inklusif, toleran dan berkelanjutan,” tandas Wali Kota dalam postingan.

Untuk diketahui, penilaian IKT diikuti 94 kota di Indonesia, dimana peringkat pertama Kota Toleran diraih Salatiga, dengan Skor 6,492 diikuti Singkawang (6,291), Semarang (6,160), Pematangsiantar (6,084), Bekasi (6,037), Sukabumi (5,973), Magelang (5,805), Kediri (5,792), Tegal (5,733) dan peringkat 10 Kota Ambon. (MCAMBON)

Berita Terkait

Festival Senandung Jukulele Guncang Ambon, Ely Toisutta: Warisan Budaya Ini Harus Mendunia
Kejari Malteng Telusuri Dugaan Korupsi Anggaran Desa Layeni
Gawat! Skandal Korupsi DPRD SBB, Mantan Bendahara Akui Di Hadapan Penyidik Ada SPPD Fiktif
Direktur LKBH DPN PERMAHI Dukung Wahab Sangadji, Desak KPK Bongkar Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar Kasus DJKA Medan
Bupati Aru “Jemput Bola” ke Jakarta! Bersama Gubernur Maluku, Bahas Abrasi hingga Krisis Air Bersih di Kepulauan
Sidang Perdana Praperadilan Dugaan Penyitaan Tidak Sah Kapal INAMARINA 153 Resmi Digelar di Pengadilan Negeri Dobo
Wahab Sangadji Kembali Datangi KPK, Desak Bongkar Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar Perkara DJKA Medan
Amri Kurniawan dan Samy Sapulette Resmi Jabat Koordinator Kejati Maluku
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 14:09 WIT

Festival Senandung Jukulele Guncang Ambon, Ely Toisutta: Warisan Budaya Ini Harus Mendunia

Wednesday, 13 May 2026 - 08:47 WIT

Kejari Malteng Telusuri Dugaan Korupsi Anggaran Desa Layeni

Wednesday, 13 May 2026 - 07:30 WIT

Gawat! Skandal Korupsi DPRD SBB, Mantan Bendahara Akui Di Hadapan Penyidik Ada SPPD Fiktif

Tuesday, 12 May 2026 - 22:35 WIT

Direktur LKBH DPN PERMAHI Dukung Wahab Sangadji, Desak KPK Bongkar Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar Kasus DJKA Medan

Tuesday, 12 May 2026 - 08:37 WIT

Sidang Perdana Praperadilan Dugaan Penyitaan Tidak Sah Kapal INAMARINA 153 Resmi Digelar di Pengadilan Negeri Dobo

Berita Terbaru

Promosi

Pemkot Laksanakan Pelatihan Digitalisasi Bansos ke 650 Agen

Wednesday, 13 May 2026 - 14:11 WIT

Daerah

Kejari Malteng Telusuri Dugaan Korupsi Anggaran Desa Layeni

Wednesday, 13 May 2026 - 08:47 WIT