Wali Kota Ambon Bodewin Warning Warga: Musim Kemarau, Jangan Sepelekan Bahaya Kebakaran

- Publisher

Friday, 2 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.co,Ambon – Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau dan kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering.

Kondisi lingkungan yang kering, kata Bodewin, dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, baik di kawasan permukiman, lahan maupun hutan. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan bersama oleh pemerintah dan masyarakat.

Bodewin meminta warga memastikan kondisi instalasi listrik dan berbagai peralatan elektronik sebelum meninggalkan rumah.

“Pertama, sebelum meninggalkan rumah, pastikan instalasi listrik dan peralatan elektronik dalam kondisi aman. Matikan peralatan listrik yang tidak digunakan untuk mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Bodewin.

Selain kewaspadaan terhadap instalasi listrik, masyarakat juga diminta tidak membakar sampah secara sembarangan. Pembakaran sampah di sekitar permukiman, tempat pembuangan sementara (TPS), maupun lokasi lainnya dapat memicu api dan merambat ke lingkungan sekitar, terutama saat kondisi kering.

Warga juga diingatkan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Aktivitas pembakaran lahan yang tidak terkendali berpotensi menyebabkan kebakaran meluas, terlebih ketika kondisi cuaca panas dan minim curah hujan.

“Keempat, jangan membuang puntung rokok pada lahan yang kering dan mudah terbakar,” tegasnya.

Menurut Bodewin, pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat.

Ia berharap imbauan tersebut dapat meningkatkan kesadaran warga Kota Ambon untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas selama musim kemarau.

“Semoga imbauan ini mengingatkan kita semua, warga Kota Ambon, untuk tetap waspada terhadap bahaya yang mengancam lingkungan dan jiwa kita. Mari kita jaga lingkungan dengan bijak,” pungkasnya.(IM-03 )

Berita Terkait

Kepala Dati Waleulu Pertanyakan Penundaan Eksekusi PN Ambon di Batu Merah
Balai POM Ambon Amankan 16 Produk Obat Tradisional di SBT, Tujuh Terbukti Mengandung Bahan Kimia
Dinkes Aru Canangkan Cek kesehatan Gratis Serentak, 112 Peserta Ikuti Edukasi Hipertensi
Ulwan Talaohu Anak Negeri Maluku,Jovandri Serukan Dukungan Pembangunan Tanpa Intervensi Proses Hukum
Kebakaran Capai 157 Kejadian Sepanjang 2026, Wali Kota Minta Kewaspadaan Ditingkatkan
Susilawati Akui Perkenalkan Folgers Di malut lewat Anak dan Teman, Korban Tembus 1.000 Orang lebih, Dana Nasabah Dipersoalkan
HAK JAWAB SUSILAWATI: BANTAH DISEBUT TERLIBAT JUDI ONLINE, TEGASKAN DIRINYA KORBAN INVESTASI
Peringati Hari Pangan Sedunia dan Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Ambon Gelar GPM
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 22 October 2026 - 19:38 WIT

Kepala Dati Waleulu Pertanyakan Penundaan Eksekusi PN Ambon di Batu Merah

Thursday, 22 October 2026 - 16:11 WIT

Balai POM Ambon Amankan 16 Produk Obat Tradisional di SBT, Tujuh Terbukti Mengandung Bahan Kimia

Thursday, 22 October 2026 - 09:55 WIT

Dinkes Aru Canangkan Cek kesehatan Gratis Serentak, 112 Peserta Ikuti Edukasi Hipertensi

Thursday, 22 October 2026 - 08:58 WIT

Ulwan Talaohu Anak Negeri Maluku,Jovandri Serukan Dukungan Pembangunan Tanpa Intervensi Proses Hukum

Thursday, 22 October 2026 - 08:41 WIT

Kebakaran Capai 157 Kejadian Sepanjang 2026, Wali Kota Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

Berita Terbaru