Infomalukunews.com, Tual – Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat, menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter dan persatuan, serta mengingatkan masyarakat untuk menghindari perilaku saling menghujat dan menyebarkan fitnah. Pesan itu disampaikan khususnya kepada generasi muda dan masyarakat di momen kebersamaan di Sekolah Rakyat Tual, Rabu (1/4/2026).
Renuat menjelaskan bahwa pembelajaran dari ibadah Ramadan dan proses saling memaafkan harus menjadi momentum reflektif untuk memperkuat karakter, kesadaran diri, dan tanggung jawab sosial.
“Sebetulnya, ini adalah kemenangan atas kesabaran dalam melaksanakan ibadah puasa selama tiga puluh hari. Saya kira itu yang harus kita maknai bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kemenangan tersebut tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga mencerminkan kesucian diri yang lahir dari proses ibadah. Hal ini, menurutnya, merupakan bagian dari transformasi karakter yang harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
“Silaturahmi harus terus dijaga, tidak berhenti setelah berjabat tangan. Dari lingkungan kecil inilah kekuatan bangsa dibangun. Hindari saling menghujat dan menyebarkan fitnah, karena itu justru melemahkan persatuan,” tegas Renuat.
Lebih lanjut, Wali Kota Tual menyoroti peran Sekolah Rakyat sebagai program strategis yang selaras dengan kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
“Sekolah Rakyat menjadi solusi nyata untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Program ini tidak hanya menyiapkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan pasar kerja,” jelasnya.
Renuat menekankan bahwa program tersebut dirancang secara komprehensif, mulai dari fasilitas, sistem asrama, hingga tenaga pengajar yang kompeten, sehingga siswa dipersiapkan tidak hanya secara akademik, tetapi juga mental dan karakter untuk menghadapi persaingan global.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua agar program ini berjalan maksimal, sekaligus mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan yang ada demi masa depan anak-anak.
“Program ini membawa harapan baru. Jangan sampai kesempatan ini tidak dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya.(IM-03)







