Diduga Bangun Dinasti! Bupati SBB Disorot: Anggaran PKK Miliaran Mengalir, Istri Didorong ke Panggung Politik

- Publisher

Wednesday, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Ambon,- Aroma dugaan penyalahgunaan kekuasaan mulai tercium dalam tata kelola Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Bupati Ir. Asri Arman disorot karena dinilai lebih fokus pada kegiatan seremonial yang mengangkat figur istrinya, Ny. Yeni Rosbanyani, dibanding menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat di kabupaten seram bagian barat.

Sejumlah kegiatan di tingkat dusun belakangan ini disebut-sebut lebih menyerupai “panggung politik terselubung” untuk membangun citra istri Bupati menjelang kontestasi politik mendatang.

Tokoh pemuda masyarakat adat SBB, R.Warang Kepada Media ini Selasa (31/3/2026)  secara tegas menilai kondisi ini sebagai penyimpangan serius dalam tata kelola pemerintahan.

Ini bukan lagi sekadar kegiatan sosial. Publik melihat ada upaya sistematis membangun citra istri Bupati di lapangan. Sementara Bupati dan Wakil Bupati justru tidak terlihat fokus pada kerja-kerja pemerintahan,” tegas Warang.

Dugaan Tekanan Anggaran: Dana PKK Tembus Rp1 Miliar
Lebih jauh, Warang mengungkap adanya dugaan tekanan terhadap sejumlah SKPD untuk mengarahkan anggaran ke kegiatan PKK yang berkaitan dengan aktivitas istri Bupati.

Informasi yang beredar menyebutkan, alokasi dana PKK di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) bahkan mencapai lebih dari Rp1 miliar, Kalau benar SKPD ditekan untuk mengalokasikan anggaran demi kegiatan tertentu, ini sudah masuk wilayah rawan penyalahgunaan wewenang. Apalagi jika tujuannya untuk kepentingan politik keluarga,” ujarnya.

Ia menegaskan, pola seperti ini berpotensi membuka ruang praktik korupsi terselubung dengan dalih kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Bupati Dinilai Gagal Fokus Urus Daerah

Di tengah derasnya kegiatan seremonial, kinerja pemerintah daerah justru dipertanyakan. Salah satu yang disorot adalah mandeknya penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Negeri.
Padahal, tim telah dibentuk dan anggaran telah terserap. Namun hingga kini, hasilnya tidak jelas.
“Anggaran habis, tim ada, tapi output nihil. Ini menunjukkan Bupati tidak fokus mengurus daerah,” kritik Warang.

Ia juga menilai pemerintah daerah gagal memberi perhatian serius terhadap persoalan masyarakat adat yang hingga kini belum terselesaikan,

Intervensi Keluarga adalah Ancaman Serius bagi Birokrasi Dugaan keterlibatan istri Bupati dalam urusan pemerintahan memperkuat kekhawatiran publik terkait rusaknya sistem birokrasi di SBB.

Sementara Pengamat Kebijakan Publik, Ardi Lubis, menegaskan bahwa campur tangan pihak non-struktural dalam pengambilan kebijakan merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip tata kelola pemerintahan.

Istri kepala daerah tidak memiliki kewenangan dalam pengambilan kebijakan. Jika ada intervensi, baik dalam proyek, anggaran, maupun jabatan, itu jelas konflik kepentingan dan berpotensi melanggar hukum,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi tersebut dapat menekan independensi ASN dan menggeser birokrasi dari sistem profesional menjadi sistem kekuasaan berbasis kedekatan.

Potensi Akan Dijerat Hukum

Jika dugaan ini terbukti, praktik tersebut berpotensi masuk dalam kategori penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan negara.
Aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harus segera perlu turun tangan untuk menelusuri dugaan aliran anggaran dan intervensi kekuasaan di lingkup Pemkab SBB.

Di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap Bupati Ir Asri Arman justru ia lebih Memilih Diam, hal ini memunculkan pertanyaan baru: apakah ini sekadar dinamika politik, atau indikasi kuat penyalahgunaan kekuasaan yang sedang berlangsung?

Ketika kekuasaan mulai digunakan untuk membangun dinasti, dan anggaran publik diduga diarahkan untuk kepentingan keluarga, maka yang dipertaruhkan bukan hanya etika, tetapi masa depan tata kelola pemerintahan itu sendiri.

PERSOALAN YANG TIDAK BISA DISELESAIKAN OLEH BUPATI SBB Ir ASRI ARMAN.

Perda Negeri Tim sudah terbentuk dana sudah terpakai Habis tidak ada Hasilnya

Proyek Mip pindah lokasi dari SBB ke kota ambon Sampai hari ini tidak ada keterangan resmi dari Bupati

PT SIM dicabut ijim beroperasi PHK Ratusan Karyawan di SBB 

PT Batu Gamping 8000 ton dikirim keluar                  daerah tidak Jelas PAD terhadap daerah.

Persoalan Bentrok antara Dusun Ani vs                      pawae sampai hari ini pemda tidak bergerak          untuk mendorong pihak penegak hukum                    tangkap para pelaku

Persoalan Sengketa Lahan Aset Daerah                     antara Masyarakat dengan pemda tidak di              bisa  diselesaikan

Barang Aset-Daerah yang dibiarkan                          terlantar di luar tampa diurus

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada                klarifikasi resmi dari Pemerintah Kabupaten          Seram Bagian Barat.

Publik Bertanya Dimana Tanggungjawab Bupati.(IM-03)

Berita Terkait

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!
POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 
Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya
Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon
Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026
Menanti Putusan, Korban Dugaan Malpraktik Klinik eR’eL Percayakan Keadilan kepada Hakim, Minta Seluruh Bukti Diperiksa Cermat
Polres Kepulauan Aru Tetapkan 17 Tersangka Kasus Penganiayaan Empat ABK KM Maulana 23
Dorong Pemerataan Pembangunan, TMMD Ke-130 Kodim 1504/Ambon Resmi Dibuka
Berita ini 254 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 08:18 WIT

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!

Saturday, 17 October 2026 - 12:19 WIT

POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 

Friday, 16 October 2026 - 23:57 WIT

Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya

Friday, 16 October 2026 - 21:23 WIT

Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon

Thursday, 15 October 2026 - 19:44 WIT

Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026

Berita Terbaru