Benhur Minta Penanganan Komprehensif Bentrok Pemuda di Malra

- Publisher

Monday, 30 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, mendesak penanganan komprehensif pasca bentrokan antar pemuda di Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara.

Ia menegaskan, peristiwa kekerasan yang melibatkan generasi muda tidak bisa lagi dianggap sebagai kejadian biasa, melainkan menjadi indikator melemahnya kontrol sosial serta nilai persaudaraan di tengah masyarakat.

“Ini bukan sekadar konflik biasa. Ini mencerminkan kemunduran dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan yang selama ini dijunjung tinggi masyarakat Maluku,” ujarnya, Senin (30/03/2026).

Watubun mengingatkan bahwa pemuda seharusnya berperan sebagai agen pembangunan, bukan justru menjadi pemicu konflik yang merusak tatanan sosial dan menciptakan keresahan.

Ia juga mendesak aparat keamanan untuk bertindak profesional dan tegas, serta memastikan proses hukum berjalan adil tanpa tebang pilih.

Menurutnya, penegakan hukum yang konsisten penting untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah potensi konflik serupa di kemudian hari.

Selain pendekatan hukum, Watubun menekankan perlunya langkah persuasif dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat guna meredam ketegangan dan memulihkan hubungan antarkelompok yang bertikai.

“Pendekatan dialog harus diutamakan, namun tetap dibarengi dengan penegakan hukum yang jelas. Kita tidak boleh membiarkan konflik terus berulang,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam membina generasi muda agar tidak mudah terprovokasi, mengingat banyak konflik berawal dari persoalan kecil yang tidak diselesaikan secara bijak.

Untuk itu, Watubun mengajak masyarakat Maluku Tenggara kembali mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal yang menjunjung tinggi persatuan dan perdamaian.

“Ini sudah melanggar norma hukum dan sosial, sekaligus mencederai adat dan budaya masyarakat Kei,” tandasnya.(IM-06)

Berita Terkait

Pam Pelni Kodaeral IX Gagalkan Penyelundupan Kepiting Kenari dan Sopi Ilegal di KM Nggapulu
IMM Maluku: Groundbreaking LNG ABADI MASELA BUKTI KOMITMEN GUBERNUR MENGAWAL MASA DEPAN MALUKU 
Wawali Ajak Tokoh Agama Perkuat Persaudaraan dan Deteksi Dini Potensi Konflik  
Pemkot Ambon Apresiasi ‘QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026’, Dorong Transformasi Digital dan Potensi Lokal
Bupati Tegaskan Rakor Reforma Agraria Jadi Komitmen Penangan Konflik Pertanahan
Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel Tinjau Sejumlah Sekolah dan Dukung Gerakan Ayah Mengantar Anak
Integritas Unpatti Dipertaruhkan: Mengapa Mantan Tersangka PETI Dijadikan Mitra? ESDM Maluku Harus Segera Bertindak Tegas!
Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Wetar Bagikan Sembako Hingga Bersihkan Rumah Ibadah
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 20 July 2026 - 17:59 WIT

Pam Pelni Kodaeral IX Gagalkan Penyelundupan Kepiting Kenari dan Sopi Ilegal di KM Nggapulu

Friday, 17 July 2026 - 09:25 WIT

IMM Maluku: Groundbreaking LNG ABADI MASELA BUKTI KOMITMEN GUBERNUR MENGAWAL MASA DEPAN MALUKU 

Thursday, 16 July 2026 - 09:53 WIT

Wawali Ajak Tokoh Agama Perkuat Persaudaraan dan Deteksi Dini Potensi Konflik  

Thursday, 16 July 2026 - 09:00 WIT

Pemkot Ambon Apresiasi ‘QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026’, Dorong Transformasi Digital dan Potensi Lokal

Wednesday, 15 July 2026 - 06:35 WIT

Bupati Tegaskan Rakor Reforma Agraria Jadi Komitmen Penangan Konflik Pertanahan

Berita Terbaru