Transparansi Jadi Tuntutan, DPRD Maluku Desak BRI Buka Hasil Pemeriksaan

- Publisher

Tuesday, 3 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews com. Ambon–DPRD Provinsi Maluku kembali mendesak Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk segera merilis hasil audit internal terkait dugaan fraud pada Program Kredit Cepat (Kece) di Unit BRI Pasahari, Kecamatan Seram Utara.

Desakan tersebut disampaikan menyusul belum adanya informasi resmi yang diterima DPRD mengenai hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim BRI Wilayah Makassar. Keterlambatan pengumuman audit ini pun memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, terutama para nasabah yang terdampak.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi terkait kasus tersebut. Namun hingga kini, belum ada perkembangan signifikan mengenai hasil audit yang dinantikan publik.

“Sebagai bank milik negara, BRI memiliki kewajiban untuk transparan terhadap nasabah dan masyarakat luas. Banyak nasabah yang tidak terlibat dalam dugaan penyalahgunaan tersebut, tetapi ikut merasakan dampaknya dan menunggu kepastian,” ujarnya kepada wartawan di Ambon, Selasa (03/03/2026).

Menurutnya, transparansi menjadi kunci agar para korban mendapatkan perlindungan hukum serta kepastian atas hak-hak mereka sebagai nasabah.

Alhidayat juga menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal terkait dugaan fraud telah diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Masohi untuk diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami telah menanyakan jadwal pelaporan hasil audit dari tim BRI Makassar. Meski pemeriksaan awal sudah masuk ke kejaksaan, masyarakat, khususnya peserta Program Kredit Kece di Unit Pasahari, berhak mengetahui detail hasil audit internal yang lebih komprehensif,” tegasnya.

Wajo berharap, pihak BRI segera memberikan klarifikasi resmi dan menyampaikan hasil audit secara terbuka guna meredakan keresahan masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga perbankan milik negara tersebut. (IM-06).

Berita Terkait

Skandal Dugaan Sunat Dana PIP di SMA 6 Telaga Nipa, LSM Gerindo Desak APH Tangkap Kepsek
Gali Bukti Dua Perkara, Kejati Maluku Periksa Dirut dan Saksi Nasabah
DPO Terpidana Asusila Berhasil Diamankan Tim Tabur Kejari Buru
Vonis Ringan Kasus Hibah Gereja, Terdakwa Dihukum 1 Tahun Penjara
Banjir dan Longsor Jadi Alarm, Sahertian Minta Penataan Lingkungan Diperbaiki
Hanura SBB Hancur, Korda Marsel Maspaitella Didesak Bertanggung Jawab atas Rekam Jejak PLT Ketua DPC SBB
KPK Ingatkan Pentingnya Perencanaan dan Tata Kelola Keuangan
Wali Kota Tekankan Kolaborasi Akademik untuk Perkuat Sistem Hukum Berkeadilan  
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 1 May 2026 - 11:49 WIT

Skandal Dugaan Sunat Dana PIP di SMA 6 Telaga Nipa, LSM Gerindo Desak APH Tangkap Kepsek

Friday, 1 May 2026 - 07:20 WIT

Gali Bukti Dua Perkara, Kejati Maluku Periksa Dirut dan Saksi Nasabah

Friday, 1 May 2026 - 07:17 WIT

DPO Terpidana Asusila Berhasil Diamankan Tim Tabur Kejari Buru

Friday, 1 May 2026 - 07:13 WIT

Vonis Ringan Kasus Hibah Gereja, Terdakwa Dihukum 1 Tahun Penjara

Friday, 1 May 2026 - 07:10 WIT

Banjir dan Longsor Jadi Alarm, Sahertian Minta Penataan Lingkungan Diperbaiki

Berita Terbaru