Sahertian Ingatkan Inspektorat Soal Mandeknya Pendapatan Daerah

- Publisher

Thursday, 5 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon — Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Ary Sahertian, menyoroti lemahnya realisasi pendapatan daerah yang hingga kini belum mencapai target, baik dari sektor pajak, retribusi, maupun kerja sama pengelolaan aset daerah.

Menurut Ary, evaluasi terhadap dinas pengumpul pendapatan memang rutin dilakukan setiap tiga bulan atau per semester, namun pada akhir tahun masih ditemukan banyak ketidaksesuaian.

“Evaluasi sudah dilakukan berkala, tetapi di akhir tahun justru banyak wajib pajak dan retribusi yang tidak memenuhi persyaratan. Ini berdampak langsung pada tidak tercapainya target pendapatan daerah,” ujar Ary, Kamis (05/02/2026).

Ia menilai Inspektorat sebagai pengawas internal daerah belum menjalankan perannya secara maksimal dalam mendeteksi persoalan sejak dini.

“Kalau evaluasi sudah rutin tetapi masalah tetap muncul di akhir tahun, berarti pengawasan belum berjalan efektif. Apalagi jika masih banyak pihak yang tidak membayar meski sudah melalui tahapan evaluasi berulang,” tegasnya.

Kondisi tersebut, lanjut Ary, berdampak serius terhadap kinerja keuangan daerah. Karena itu, ia mendorong adanya tindakan tegas terhadap pejabat yang tidak mampu mencapai target.

“Jika target dan persyaratan sudah jelas namun tetap tidak tercapai, maka perlu langkah konkret, termasuk evaluasi jabatan hingga pencopotan kepala dinas terkait,” katanya.

Terkait pengelolaan Pasar Merdeka, Ary menjelaskan bahwa kewenangan berada di Pemerintah Kota Ambon, sehingga koordinasi antara pemerintah provinsi dan kota menjadi keharusan.

“Dari data yang ada, hanya sekitar 200 pedagang dari lebih 1.800 yang membayar pajak. Ini kondisi yang tidak wajar dan harus segera dibenahi melalui koordinasi lintas pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kebijakan penertiban parkir liar yang pernah dilakukan Pemkot Ambon di masa lalu dan berdampak positif pada pendapatan daerah.

“Saat itu pendapatan parkir bisa mencapai Rp4 juta per hari. Namun sekarang, dari data yang kami terima, kontribusi sektor ini sudah tidak ada lagi,” ungkapnya.

Selain itu, Ary menekankan perlunya rekomendasi resmi pemerintah provinsi atas hasil evaluasi kinerja dinas pengelola pendapatan agar koordinasi lintas sektor bisa berjalan optimal.

Mengenai kontrak dengan pihak pengelola fasilitas daerah, Ary menegaskan bahwa kerusakan fasilitas tidak boleh dijadikan alasan untuk menghindari kewajiban pembayaran.

“Tidak ada klausul kontrak yang membenarkan alasan kerusakan untuk tidak membayar. Setiap kerusakan harus dijelaskan secara jelas dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Terakhir, Ary mengungkapkan kekhawatiran soal ketidakjelasan data setoran dari Pertamina. DPRD, kata dia, membutuhkan data kuota BBM yang masuk ke Maluku untuk menghitung potensi pendapatan daerah secara akurat.

“Kami berharap ada rekomendasi resmi agar data kuota BBM dan besaran kontribusi untuk daerah bisa diketahui secara pasti,” pungkasnya. (IM-06)

Berita Terkait

TEMUAN BPK RI TA 2020 ADA INDIKASI KORUPSI, AMMPK, DESAK KEJATI MALUKU PERIKSA MANTAN SEKOT AMBON DAN BENDAHARA. 
Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis
Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI
52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas
Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan
Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula
Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei
Bhayangkari Peduli, 2.350 Paket Bantuan dan Layanan Kesehatan Menjangkau Masyarakat Kota Tual
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 30 August 2026 - 12:11 WIT

TEMUAN BPK RI TA 2020 ADA INDIKASI KORUPSI, AMMPK, DESAK KEJATI MALUKU PERIKSA MANTAN SEKOT AMBON DAN BENDAHARA. 

Saturday, 29 August 2026 - 20:17 WIT

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis

Saturday, 29 August 2026 - 20:07 WIT

Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI

Saturday, 29 August 2026 - 12:57 WIT

52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas

Saturday, 29 August 2026 - 12:35 WIT

Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula

Berita Terbaru