Infomalukunews.com, Ambon, – Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengaskan tawuran antar pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Ambon akan menindak tegas terhadap Kepala Sekolah.
Ketegasan ini disampaikan Wattimena usai membuka pelantikan dan rapat kerja pemuda katolik Kota Ambon yang berlangsung di Ruang Vlisinge Balai Kota Ambon pada Sabtu (13/6/2025).
Wattimena menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam membina karakter siswa di lingkungan sekolah.
“Kalau masih ada SMP yang siswanya tawuran, maka kepala sekolahnya harus dicopot. Saya sudah sampaikan itu ke Kepala Dinas Pendidikan.
Kata Wattimena, Kepala sekolah tidak hanya bertugas mengatur proses belajar-mengajar, tapi juga bertanggung jawab atas pembinaan karakter para anak-anak,” tegas Wattimena.
Wattimena menambahkan, para kepala sekolah harus lebih aktif dan serius dalam mengatasi potensi konflik antar pelajar.
Menurutnya, pencegahan tawuran bukan hanya tanggung jawab pihak keamanan saja, tetapi juga tanggung jawab institusi pendidikan tersebut.
“Sekolah, terutama di jenjang SD dan SMP, harus jadi tempat pembentukan karakter para anak – anak. Kalau masih terjadi tawuran, berarti kepala sekolah tidak menjalankan fungsinya dengan baik,” lanjutnya.
Pernyataan Wali Kota ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh kepala sekolah di Kota Ambon agar lebih proaktif dalam mencegah tawuran antar pelajar.
Kata Wattimena, Pemerintah Kota Ambon tidak akan mentolerir perilaku yang merusak masa depan generasi muda.
“Walikota berharap kepada orang tua siswa agar mengawasi pergaulan anak – anak yang masih sekolah.
Kepada orang tua dihimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak – anak”, tutup Wattimena.(IM-03)







