Dirut Lembaga Kajian Independen Maluku, Jangan Nilai Pemerintahan Hendrik-Vanath Dari 100 Hari Kerja, Tapi Beri Nilai di 5 Tahun Kedepan.

- Publisher

Wednesday, 4 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

InfomalukuNews.com, Ambon–Direktur Lembagan Kajian Independen Maluku (LKIM) Usman Warang, mengapresiasi 100 hari kinerja pemerintahan Hendrik Lewerissa dan Abdulah Vanath. Selasa (03/06/2025).

Pasalnya, banyak pihak yang menilai bahwa pemerintahan Hendrik-Vanath dalam 100 hari kerja sangat gagal total. Namun, Dirut LKIM membantah hal tersebut.

Menurutnya, 100 hari kerja itu, tidak bisa dipakai sebagai parameter untuk mengukur kinerja pemerintahan baik Bupati, Walikota, Gubernur bahkan Presiden.

“Yang harus dinilai adalah 5 tahun kinerja mereka nantinya, tetapi yang perlu saya disampaikan dan perlu diketahui publik, bahwa dalam 100 hari kerja Hendrik-Vanath ternyata ada beberapa hal yang menjadi angin segar buat masyarakat,” katanya.

Selama 100 hari kerja lanjutnya, yang dilakukan oleh Gubernur Hendrik Lewerissa dan Abdulah Vanath adalah melakukan pendekatan secara humanis terhadap beberapa daerah yang konflik di maluku, misalnya konflik di Seram Utara, Tial dan Tulehu serta beberapa Desa lainnya di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

“Gubernur telah melakukan pendekatan secara humanis dan secara masif, pada dearah-daerah konflik itu dengan sangat baik,” jelasnya.

Selain itu kata dia, dalam 100 hari kerja Gubernur dan wakil Gubernur telah melakukan salah satu yang paling segnifikan adalah pemulihan Bank Maluku

“Dimana Bank Maluku, 5 tahun belakangan hampir saja menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Namun, langkat cepat dan tegas Hendrik-Vanath sehingga dapat melakukan kerjasama KUB dengan Bank DKI, itu menunjukkan progres nilai dari saham yang saat ini dimiliki oleh Bank Maluku,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ada pun beberapa proyek Nasional yang ada di Maluku, menurutnya, Hendrik-Vanath juga telah melakukan lobby-lobby politik dengan beberapa Kementerian, baik itu Kementerian PUPR RI dan Kementrian Perhubungan.

“Kementrian PUPR itu menyangkut dengan infrastruktur, Kementerian Perhubungan menyangkut dengan transportasi laut, nah tinggal kita menunggu realisasi dari pemerintah pusat,” papar Dirut LKIM itu.

Selain itu, terkait dengan persoalan Blok Masela, dimana juga telah dilakukan komunikasi dengan baik oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Bendungan Way Apo dan Lumbung Ikan Nasional.

“Nah olehnya itu saya sampaikan bahwa selama 100 kerja, Hendrik Lewerissa dan Abdulah Vanath telah menunjukkan langkah-langkah yang sangat positif, yang konkret, sehingga Maluku sedikit demi sedikit akan keluar dari zona kemiskinan,” pungkasnya.(IM-03)

Berita Terkait

🇮🇩 KNPI SBB YOUTH AWARD 2026 🏆 Mengapresiasi Karya, Menginspirasi Perubahan, Menyiapkan Pemimpin Masa Depan.
Arief Tjitro Kusuma Ajukan Hak Jawab,Minta Koreksi Penyebutan Identitas dalam Pemberitaan.”
Benhur Watubun: 30 Tahun Kudatuli Jadi Pengingat agar Demokrasi Tak Pernah Lagi Dibungkam
Disdikbud Gandeng Kejari Kepulauan Aru Gelar Ekspose Pendampingan Hukum.
Sumba Weaving Museum Resmi Diluncurkan di Kampung Raja Pao, Angkat Budaya dan Berdayakan Penenun Lokal
Komisi IV Dorong Penambahan Anggaran Operasional SMA Siwalima pada APBD 2026
Sahertian Dukung Pemkot Ambon Utamakan Edukasi, Sanksi Denda Sampah Jadi Opsi Terakhir
Wajo Minta PD Panca Karya Segera Aktifkan Bahtera Nusantara
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 29 July 2026 - 17:00 WIT

🇮🇩 KNPI SBB YOUTH AWARD 2026 🏆 Mengapresiasi Karya, Menginspirasi Perubahan, Menyiapkan Pemimpin Masa Depan.

Tuesday, 28 July 2026 - 21:19 WIT

Arief Tjitro Kusuma Ajukan Hak Jawab,Minta Koreksi Penyebutan Identitas dalam Pemberitaan.”

Tuesday, 28 July 2026 - 16:35 WIT

Benhur Watubun: 30 Tahun Kudatuli Jadi Pengingat agar Demokrasi Tak Pernah Lagi Dibungkam

Tuesday, 28 July 2026 - 16:28 WIT

Disdikbud Gandeng Kejari Kepulauan Aru Gelar Ekspose Pendampingan Hukum.

Tuesday, 28 July 2026 - 15:21 WIT

Sumba Weaving Museum Resmi Diluncurkan di Kampung Raja Pao, Angkat Budaya dan Berdayakan Penenun Lokal

Berita Terbaru