Dana Museum Siwalima Miliaran Rupiah Dipakai Untuk Pilkada, Pemda Maluku Harus Bertanggung Jawab

- Publisher

Thursday, 23 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

INFOMALUKUNEWS.COM; AMBON,– Sumber Daya Manusia (SDM) di Maluku saat ini dinilai terbatas, mirisnya, tenaga Satpam yang tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Museum Siwalima, kini merangkap melayani tamu bahkan jadi pemandu turis yang berkunjung ke Museum Siwalima.

Museum Siwalima seharusnya memiliki tenaga yang mempunyai skill atau keahlian dalam melayani pengunjung yang datang agar dapat teredukasi dan terliterasi dengan baik soal koleksi-koleksi yang ada di Museum Siwalima itu.

Namun, Museum Siwalima yang menyimpan bukti bersejarah dan budaya Maluku yang terletak di kawasan Air Salobar, Kota Ambon, kini semakin memprihatinkan keadaannya.

Berdasarkan fungsinya Museum Siwalima adalah lembaga non formal yang dapat memberikan pelayanan terkait pendidikan dan kebudayaan kepada masyarakat. Sehingga Museum Siwalima tidak mencari keuntungan atau provit.

Pengurus/Kurator Museum Siwalima, Ronald Matitaputty mengatakan, Museum Siwalima sempat mengalami penurunan tingkat kunjungan pada saat covid. Ia menargetkan di tahun 2025 ini puluhan juta yang berkunjung ke Museum ini.

“Target kunjungan tahun 2025 di Museum Siwalima ini adalah 20 juta kunjungan, semoga ini dapat tercapai seiring dengan membaiknya keadaan”, kata Ronald, Rabu (22/1/25).

Ia mengungkapkan, anggaran pengelolaan Museum Siwalima saat ini mengalami penurunan akibat Pilkada Maluku kemarin.

“Pengelolaan Museum Siwalima juga dipengaruhi oleh anggaran yang diterima, tadinya anggaran Museum Siwalima sebesar Rp 2,5 miliar, kini menjadi Rp 1 Milyar, yang mana dipotong untuk kebutuhan Pilkada Maluku”, ungkapnya.

Mengenai SDM, beber Ronald, SDM yang ada saat ini terbatas, bahkan untuk melayani tamu lokal dan turis yang berkunjung ke Museum masih menggunakan tenaga Satpam.

“Untuk saat ini SDM terbatas, sebab yang berkunjung ke Museum Siwalima pun kami masih menggunakan tenaga satpam untuk menjadi pemandu turis yang datang berkunjung ke Museum Siwalima. Kemudian perkembangan museum saat ini jika dibandingkan museum siwalima dengan museum lainnya di Indonesia memang masih jauh tertinggal dalam kreativitas dan inovasi”, bebernya.

Dirinya menyatakan, Museum dibeberapa daerah pengelolaannya dilakukan oleh pihak swasta sehingga anggaran yang didapat mempengaruhi kegiatan yang dilakukan, berbeda dengan museum siwalima yang anggarannya berasal dari APBD. Oleh sebab itu Pemda Maluku dapat memperhatikan Museum ini.

“Musem Siwalima ini, anggaran pegelolaannya berasal dari APBD, berbeda dengan Museum di daerah lain yang pengelolaannya dari pihak swasta. Maka saya inginkan kedepan Pemda Maluku dapat melihat keberadaan Museum Siwalima sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan di Maluku”, tandasnya. (Ronee -IM)

Berita Terkait

Arief Tjitro Kusuma Ajukan Hak Jawab,Minta Koreksi Penyebutan Identitas dalam Pemberitaan.”
Benhur Watubun: 30 Tahun Kudatuli Jadi Pengingat agar Demokrasi Tak Pernah Lagi Dibungkam
Disdikbud Gandeng Kejari Kepulauan Aru Gelar Ekspose Pendampingan Hukum.
Sumba Weaving Museum Resmi Diluncurkan di Kampung Raja Pao, Angkat Budaya dan Berdayakan Penenun Lokal
Komisi IV Dorong Penambahan Anggaran Operasional SMA Siwalima pada APBD 2026
Sahertian Dukung Pemkot Ambon Utamakan Edukasi, Sanksi Denda Sampah Jadi Opsi Terakhir
Wajo Minta PD Panca Karya Segera Aktifkan Bahtera Nusantara
Terkuak! BPK Temukan Belanja BBM Tak Sesuai, Kendaraan Ketua TP-PKK SBB Masuk Daftar Temuan
Berita ini 4,018 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 21:19 WIT

Arief Tjitro Kusuma Ajukan Hak Jawab,Minta Koreksi Penyebutan Identitas dalam Pemberitaan.”

Tuesday, 28 July 2026 - 16:35 WIT

Benhur Watubun: 30 Tahun Kudatuli Jadi Pengingat agar Demokrasi Tak Pernah Lagi Dibungkam

Tuesday, 28 July 2026 - 16:28 WIT

Disdikbud Gandeng Kejari Kepulauan Aru Gelar Ekspose Pendampingan Hukum.

Tuesday, 28 July 2026 - 15:21 WIT

Sumba Weaving Museum Resmi Diluncurkan di Kampung Raja Pao, Angkat Budaya dan Berdayakan Penenun Lokal

Monday, 27 July 2026 - 19:36 WIT

Komisi IV Dorong Penambahan Anggaran Operasional SMA Siwalima pada APBD 2026

Berita Terbaru