Sejumlah Nama di Balon Walikota Ambon. Rahayaan : Kepentingan Politik Individu Jangan Korbankan Birokrasi dan Rakyat

- Publisher

Wednesday, 17 July 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

INFOMALUKUNEWS.COM,AMBON,–Perhelatan politik Indonesia masih terus bergulir di tahun 2024, tak terkecuali dengan kota Ambon, percaturan politik berlangsung lewat sosialisasi tim sukses baik di lingkungan masyarakat secara langsung maupun media sosial.

Menariknya, pilkada kota Ambon kali ini diwarnai oleh sejumlah nama antara lain, Bodewin Wattimena (Sekretaris Dewan Provinsi Maluku/Mantan Pj Walikota), Jantje Wenno (Anggota DPRD Provinsi Maluku), A.G Latuheru (Mantan Sekkot Ambon), Alexander Waas (Pengacara),Agus Ririmasse ( Sekkot Ambon ), Mus Mualim (Pengusaha).

Bursa pemilihan kian memanas dikarenakan sudah mendekati waktu pendaftaran di KPU yang dijadwalkan tanggal 27-29 Agustus 2024, demikianlah akrobatik politik dimainkan oleh para kandidat, maupun fungsionaris partai politik.

Saling Serang lewat data fakta dan opini semakin berseliweran akan track record masing-masing kandidat dipertontonkan kepada khalayak ramai.

Hal ini mendapat sorotan tajam dari sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ambon Wilson A Rahayaan. Rabu 17/07/24.

Dirinya mengaku sungguh gelisah dengan perilaku demokrasi lewat tim sukses para kandidat yang saling menjatuhkan untuk mendapatkan simpati masyarakat.

Catatan penting yang disampaikan oleh Wilson ialah terfokus pada Pemilihan Kepala Daerah merupakan perwujudan demokrasi untuk memilih pemimpin demi oemenuhan kesejahteraan bagi rakyat lewat fungsi kerja pemerintahan,

“Bukanlah para birokrat main politik sampai nantinya melupakan esensi berdemokrasi dengan cara saling obok-obok isi perut pemerintah kota Ambon, sungguh sangatlah tidak mendidik bagi rakyat kota Ambon,” kata Alumnus Fakultas Ekonomi Ukim itu

Wilson menghimbau kepada masyarakat kota Ambon untuk tidak turut terlarut dalam ramuan isu yang disebarkan oleh masing-masing kandidat yang berupaya memprovokasi pikiran dengan hal-hal yang berbau dengan borok pemda kota Ambon.

“Sebenarnya yang patut dilakukan oleh setiap kandidat ialah mencoba berinovasi untuk memberikan gambaran pikir bagi rakyat terkait akselerasi pembangunan kota Ambon,” ucapnya

Kemudian lanjut dia, dimana ada kekurangan selama ini yang dimiliki oleh aparatur baik itu kinerja serta sistem birokrat maupun pemerintahan yang lemah.

“Gunanya kandidat menawarkan solusi lewat kekuatan pikiran supaya masyarakat memberikan simpati dan empati untuk memilih pada waktunya bukan malah membuat dekandesi politik dengan isu murahan,” pungkasnya. (IM-06).

Berita Terkait

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan
Berita ini 245 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Friday, 17 April 2026 - 00:12 WIT

Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi

Berita Terbaru

Daerah

Tandai Satu Dekade IBM, Voluntara Hadir di Lombok dan Bandung 

Thursday, 30 Apr 2026 - 16:06 WIT