IM-AMBON-Maluku sejatinya butuh Gubernur yang bukan saja figur pemimpin baik hati kepada rakyat tapi juga yang mampu membawa daerahnya kepada kesejahteraan. Dulu memang ada beberapa gubernur seperti itu, tapi sekarang tidak lagi bos.
Pemimpin saat ini hanya bisa bikin rakyat pusing tujuh keliling, karena terpapar kemiskinan ekstrim. Dan kepemimpinan Maluku ke depannya butuh figur kuat yang mengayomi masyarakat Maluku 5 tahun kedepan.
“Siapa dia? Itu pertanyaan menarik bagi rakyat Maluku,” ujar salah satu tokoh adat bermarga Tasijawa kepada media ini, Jumat (19/01/2024)
Menurut tokoh adat Kabupaten Buru ini, sosok pemimpin yang tahu persis adat istiadat orang Maluku itu adalah sang Jenderal, yakni Said Latuconsina.
“Jenderal kita ini orang baik, orang agama juga, beliau tahu keinginan rakyat yaitu ingin sejahtera,” ujar Hosea Tasijawa.
Menurutnya kepemimpinan hari ini membuat rakyat ada dalam kondisi ketidakpastian. Perekonomian rakyat jauh dari ekspektasi atau harapan.
Karena itu Jenderal TNI Said Latuconsina dinilai oleh tokoh adat pulau Buru pantas jadi pilihan rakyat sebagai Calon Gubernur Maluku di Pilgub Maluku tahun 2024.
Hosea Tasijawa menyampaikan hal itu ketika Jenderal Said lakukan kunjungan silaturahmi di pulau Buru, Jumat (14/12/2023 lalu.
Menurutnya kunjungan silaturahmi antara masyarakat adat Buru dengan Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI Marinir Said Latuconsina diwakili oleh Soa marga Tasijawa
Walaupun begitu akui Tasijawa, kunjungan tersebut masih sebatas silaturahmi. “Kami belum bahas apakah pa Jenderal akan maju Pilgub Maluku 2024, atau bagaimana,” ujar Tasijawa.
Menurutnya, pada prinsipnya Jenderal Said masih terikat institusi yang dipimpinnya. Sehingga pihaknya hanya bisa memastikan, masyarakat adat Pulau Buru sudah siap mendukung kalau jenderal orang Maluku itu sudah siap maju Cagub.
“Kalau jenderal orang Maluku ini sudah siap maju Cagub, maka marga Tasijawa sebagai representasi dari 23 suku di Buru ini siap mendukung penuh,” tandas Tasijawa.
Dia mengungkapkan, marga Tasijawa, dari sisi tatanan adat Pulau Buru, merupakan pintu masuk bagi suku-suku yang lain di poros Buru yaitu Danau Rana.
Jika kedepannya Said Latuconsina siap maju pada Pilgub Maluku, maka Tasijawa dari susunan adat Buru, dan sebagai pintu masuk, akan mengambil sikap yakni mendukung.
“Jadi kami marga Tasijawa yang membuka pintu duluan,baru marga-marga lain masuk.Dengan demikian,marga Tasijawa menjadi garda terdepan,atau lokomotif, untuk bagaimana bisa menghimpun 23 suku di Buru,”ujar Hosea Tasijawa.
Dikatakannya, masyarakat pulau Buru ingin Said Latuconsina maju Cagub dengan hasil terbaik. Maka keinginan masyarakat adat Buru hanya satu, yaitu memperhatikan masyarakat adat Pulau Buru.
“Yang jelas pa Jenderal di mata kami adalah putra Maluku, yang harus kita junjung tinggi dan hormati,” akuinya
Hosea Tasijawa pun berharap sikap tegas Jenderal Said Latuconsina, bisa membuat masyarakat adat Buru maupun lainnya lebih diperhatikan. (IM-03)







