Proyek Kapal Rp 7,1 Miliar Molor Kontraktor Salahkan Pemkab SBB

- Publisher

Wednesday, 15 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, JAKARTAJanji Kadis Perhubungan Kabupaten SBB Peking Caling soal kapal milik Pemkab SBB senilai Rp 7,1 miliar untuk memperlancar transportasi masyarakat, bisa disebut janji kosong.

Buktinya kontraktor kapal ini, Stenly Pirasouw mengaku kapal yang dibuat jauh-jauh di Kali Baru Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten sejak tahun 2019 itu belum selesai.

Stenly terkesan lepas tangan dan melimpahkan kesalahan pada Pemkab. Dia menolak memberi penjelasan bahkan sempat menyatakan Pemkab sebagai penyebab masalah.

“Mengenai penundaan atau keterlambatan itu tanya langsung ke Pemda. Masalahnya di Pemda, tanya di sana,” kata Stenly ketus saat dikonfirmasi infomalukunews.com belum lama ini melalui telepon selulernya.

Pimpunan PT Kairos Anugerah Marina itu berdalih sebagai pemenang tender dia hanya kerja. Jika ada masalah lain di Pemkab SBB pihaknya tidak ingin terlibat.

“Saya tidak mau kasi informasi, silahkan cari ke Pemda. Penundaan itu disana, perusahan tidak ikut ikutan, silahkan tanya kepala dinas” tambah dia.

Menanggapi polemik yang terjadi seputar pengadaan kapal tersebut tokoh muda SBB, Abdulrahman menduga ada yang tidak beres yang mengarah tindak pidana korupsi.

“Misalnya, setiap pekerjaan menggunakan uang rakyat biasanya khan ada papan proyek sebagai informasi sehingga masyarakat bisa cek. Tapi kalau tertutup kan itu kejahatan, dan berpotensi korupsi itu” kata Direktur Eksekutif Jaringan intelektual Muda Maluku itu.

Dalam hal ini, jika kapal Pemkab SBB tersebut belum selesai, maka sudah sepatutnya diusut oleh pihak penegak hukum.

“Apalagi ada info kapal itu dikerjakan sejak tahun 2019. Tapi Bupati pending karena ada prioritas lain, jangan-jangan uangnya memang sudah habis sehingga kapal itu tidak selesai, ini khan kacau?,” ujar Abdurahman.

Seperti disampaikan Kadis Perhubungan Kabupaten SBB Bupati Yasin Payapo, pernah datang langsung meninjau pembangunan kapal tersebut di galangannya pada 24 Juni 2020 lalu sekaligus menghadiri acara peletakan lunas kapal tersebut.

Uniknya, kegiatan yang mestinya menjadi tugas pokok PPK itu, Bupati bahkan mengajak banyak pejabat daerah seperti Wakapolres SBB Akmil Djapa, Kejari SBB diwakili jaksa Junita Sahetapy, Kasie Tindak Pidana Khusus Polres SBB, Denny I. Situmorang, Kasie Perdata dan Tata Usaha Negara, Kadis Perhubungan SBB Peking Caling, Kepala Litbang SBB Gaspar Pesireron, dan PPK Ny Herwilin.

“Iya Bupati dan rombongan datang langsung di galangan kapal untuk menghadiri peletakan lunas kapal,” beber Peking Caleng soal kunjungan pimpinannya beserta rombongan itu.(pom)

Berita Terkait

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan
Kapolres SBB: Tak Ada Ampun! Pelaku dan Provokator Konflik Ani–Pawae Tetap Diproses Hukum
Golkar Maluku Soroti Fiskal Daerah hingga Hak Masyarakat dalam Proyek Blok Masela
Berita ini 449 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Friday, 17 April 2026 - 00:12 WIT

Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi

Wednesday, 15 April 2026 - 12:27 WIT

Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  

Tuesday, 7 April 2026 - 10:17 WIT

Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

Berita Terbaru