IM-Malteng,-Hadarat adalah salah satu tarian tradisional dari daerah Maluku. Tarian ini merupakan tarian yang dibawakan oleh sekelompok penari Laki-laki Kompleks Pana Merah Negeri Wolu Kecematan Teluti, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), dengan menggunakan sapu tangan atau selendang sebagai ciri khas dan atribut menarinya.
Tarian Ini di lakukan setelah Selesai Sholat Idul Fitri dan Sholat Duhur Tepatnya jam 15:30-18:00 Selesai.
Hadarat merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di Maluku dan sering ditampilkan di berbagai acara yang bersifat adat, hiburan, maupun pertunjukan seni budaya.
Acara tarian ini di lakukan Oleh sekelompok Pemudah Kompleks Pana Merah Negeri Wolu Kecematan Teluti, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).
Tarian Hadarat Bernuansa Islam ini Antuasias di ikuti bagi para pemuda Kompleks Pana Merah Negeri Wolu dan Beberapa Pemuda Pelajar Dari Negeri Tunsai Kecematan Siwalalat Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), yang ikut dalam Acara tersebut.
“Ini sudah menjadi Tradisi atau budaya bagi Katong (Kami) Warga Negeri Wolu Setiap turun Lebaran Pasti Katong (Kami) Hadarat Keliling Negeri Selamat Dua kali putaran dan berakhir tetap di Halaman Rumah Raja. Ujar Zein.
Namun Hal ini semakin berbeda dengan Waktu lebaran tahun lalu Karna turut serta hadir dalam acara tersebut ada beberapa Pelajaran, dan Pemudah Negeri Tunsai
“Tapi Kali ini Katong (Kami) buat putarannya sedikit lama Karna baru kali ini Katong (Kami) punya Sudarah dari Tunsai jauh-jauh datang kesini untuk hadarat sama-sama,”Tutup Zein (IM03)







