Tokoh Masyarakat Muslim SBB Kecam Oknum ASN Berinisial ‘SP” yang Mempermainkan Agama, Bupati Didesak Copot Oknum Tersebut.

- Publisher

Friday, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EDY PATTIIHA TOKO PEMUDA SBB

EDY PATTIIHA TOKO PEMUDA SBB

Infomalukunews.com, Ambon–Tokoh Masyarakat Muslim Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Edy Pattiha, dengan tegas mendesak Bupati SBB Asri Arman segera evaluasi dan copot seorang oknum ASN di lingkungan Pemda SBB.

Pasalnya, oknum ASN itu diduga kuat melakukan penghinaan terhadap ajaran agama melalui percakapan WhatsApp.

Oknum ASN berinisial SP itu, diduga bukan hanya menyalahgunakan identitas dengan mengaku sebagai jemaat Desa Eti untuk mendapatkan kepercayaan warga, tetapi juga melontarkan pernyataan bernada melecehkan ajaran agama.

Tindakan tersebut dinilai telah melewati batas toleransi dan mencoreng etika seorang aparatur negara.

Dalam pesan WhatsApp yang beredar dan dikutip media ini, SP menuliskan, “Yang bking beta adalah 3 Jumatan dan 3 Minggu, beta sampaikan beta punya keluhan dengan uang yang beta sampaikan.”

Tak berhenti di situ, ia juga menambahkan kalimat lain, “Mau bilang ancor ka apa, ke seng ada urusan.”

Pernyataan tersebut memicu kemarahan dan kekecewaan masyarakat, terutama umat Muslim di SBB.

OKNUM ASN SBB SP.

Edy Pattiha menilai, tindakan SP adalah bentuk sikap tidak pantas dan dapat memicu konflik sosial jika tidak ditangani serius.

“Ini bukan hal sepele. ASN seharusnya menjaga ucapan dan perilaku, apalagi yang berhubungan dengan agama. Bupati harus bertindak tegas. Panggil dan evaluasi oknum ini,” tegas Pattiha. Jumat (28/11/2025).

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap ASN menjaga integritas, etika, dan keharmonisan antarumat beragama. (IM-03)

Berita Terkait

Hadapi Tiga Hari Raya Berdekatan, Taborat Minta Pemerintah Siaga
Krisis Listrik di Wilayah 3T SBB: Warga Manipa Minta PLN Hadirkan Solusi Nyata.
“Cilaka! Dugaan Pemerintahan Di Kabupaten Seram Bagian Barat Dikendalikan Istri Bupati.
Jelang Pelantikan Pejabat Esalon II, III, Dan IV Di SBB, Muncul Sorotan Dugaan Didominasi Satu Suku dan Intervensi Orang Dekat Bupati
Aktivitas Excavator di Sungai Parbulu Disorot, GMPRI Buru Desak Aparat Hukum Lakukan Penyelidikan
Boy Sangdji: Soksi Maluku Komitmen Terus Membantu Masyarakat
Peduli Pendidikan Pesantren, Soksi Maluku Salurkan Bantuan untuk Santri di Liang
Polres Maluku Tenggara Tangkap Pelaku Penikaman Anggota Polisi, Terancam 7 Tahun Penjara
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 16 March 2026 - 14:07 WIT

Hadapi Tiga Hari Raya Berdekatan, Taborat Minta Pemerintah Siaga

Monday, 16 March 2026 - 08:31 WIT

Krisis Listrik di Wilayah 3T SBB: Warga Manipa Minta PLN Hadirkan Solusi Nyata.

Monday, 16 March 2026 - 06:54 WIT

“Cilaka! Dugaan Pemerintahan Di Kabupaten Seram Bagian Barat Dikendalikan Istri Bupati.

Sunday, 15 March 2026 - 08:50 WIT

Jelang Pelantikan Pejabat Esalon II, III, Dan IV Di SBB, Muncul Sorotan Dugaan Didominasi Satu Suku dan Intervensi Orang Dekat Bupati

Saturday, 14 March 2026 - 23:52 WIT

Aktivitas Excavator di Sungai Parbulu Disorot, GMPRI Buru Desak Aparat Hukum Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru