Dobo Info Maluku. Com : Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) akan menghapus status tenaga honorer di pemerintahan mulai 2023. Lantas bagaimana nasib Ribuan honorer yang jumlahnya jutaan orang? di Indonesia dan ribuan orang di Kabupaten Aru??.
Untuk meminta penjelasan dari Pemerintah terkait nasib honorer tersebut maka pada hari kamis 17 Februari 2022 sejumlah OKP di Aru yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Aru akan di laksanakan Aksi Damai meminta kepada Pemda dan DPRD Aru untuk mempertegas komitmen mereka memperjuangakan ribuan honorer di kabupaten yang berjuluk jargaria itu.
Ketua GMKI Cabang Dobo, Dominggus Labok SH, saat di hubungi Info Maluku. com membernarkan hal tersebut. ” ia benar esok pagi kita akan turun jalan sekaligus menawarkan solusi terkait nasib Honorer bila dirumahkan pada tahun 2023 ini” jelas jebolan Hukum PSDKU Aru itu.
Labok Katakan, Tujuan demo esok ini adalah antisipasi terkait dengan nasib egawai honorer yang di rumah kan sehingga ada solusi yang harus kita tawarkan ke pemerintah daerah. Lanjutnya Solusi yang ditawarkan adalah pemda Aru harus menyiapkan lapangan pekerjaan bagi para honorer
serta bagaimana cara agar pemerintah daerah menyiapkan sebagian anggaran untuk pemekaran kabupaten perbatasan agar honorer juga bisa di pekerjaan di kabupaten baru tersebut,
Dengan mengikuti perkembangan dalam roda pemerintahan di daerah ini, sedang tidak baik baik saja salah satunya adalah informasi yg lagi marak kita dengar terkait dengan pegawai honorer yang akan di rumah kan pada tahun 2023 ini sehingga ada undangan dari gabungan Aliansi pemuda Aru untuk maksi bersama sehingga mewakili BPC GMKI Dobo saya meminta teman” jika punya waktu esok bisa gabung dalam aksi di maksudyang akan di laksanakan pada:
Hari: Kamis
Jam: 8:00 wit-sampai selesai
Tempat: titik kumpul lapangan Yos Sudarso Dobo
(DEDI W)







