Tenunin Ambon Hadirkan Sentra Produksi dan Galeri Tenun di Tawiri

- Publisher

Wednesday, 11 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–Program pemberdayaan penenun Tenunin Ambon resmi diluncurkan di Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Rabu (4/3/2026).

Program ini merupakan bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) yang bekerja sama dengan Insan Bumi Mandiri (IBM) sebagai mitra implementor.

Tenunin Ambon menjadi lokasi pemberdayaan ke-9 dari tujuh wilayah yang telah lebih dulu menjalankan program serupa, yakni Alor (2018), Sumba Timur (2020), Ende (2021), Belu (2022), Sikka (2023), serta Kapuas Hulu di Kalimantan Barat (2024).

Di Ambon sendiri, program ini telah berjalan sejak Juni 2025 melalui berbagai pendampingan bagi kelompok penenun di Desa Tawiri.

PROSES PEMBUATAN KAIN TENUN OLEH PENENUN MUDA

Peresmian program dihadiri Sekretaris Kota Ambon Robert Sapulette yang mewakili Wali Kota Ambon, CEO Tenunin Anggara Sutisna, Manager Program IBM, Ketua Dekranasda Provinsi Maluku dan Kota Ambon, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Sekretaris Kota Ambon Robert Sapulette menyampaikan apresiasi kepada PT SMI dan Insan Bumi Mandiri atas inisiatif pemberdayaan tersebut.

“Kehadiran Tenunin Ambon sangat penting untuk mendorong regenerasi penenun muda. Saat ini bahkan banyak anak muda, termasuk laki-laki, mulai belajar menenun. Pemerintah Kota Ambon siap mendukung dan bersinergi untuk pengembangan tenun di Ambon,” ujarnya.

Melalui program ini, para penenun mendapat dukungan berupa sentra produksi dan galeri tenun, bantuan alat tenun, kaderisasi penenun muda, riset dan pengembangan produk berbasis pewarna alami, serta pelatihan literasi keuangan dan pemasaran.

CEO Tenunin Anggara Sutisna berharap sentra tenun yang dibangun dapat menjadi ruang tumbuh bagi budaya sekaligus ekonomi masyarakat.

“Semoga sentra ini menjadi ruang berkembang bagi ekonomi, budaya, dan generasi yang akan datang. Terima kasih atas kolaborasi dari semua pihak,” katanya.

Salah satu penenun Ambon, Yohana Sambonu, mengaku bersyukur atas kehadiran program tersebut. Ia yang telah menenun sejak 1990 menilai dukungan ini menjadi dorongan baru bagi para penenun untuk terus melestarikan dan mengembangkan tenun Ambon.

Melalui program CSR ini, PT SMI bersama IBM berharap tenun Ambon dapat terus berkembang sebagai warisan budaya sekaligus sumber penghidupan bagi masyarakat.

Tenunin Ambon juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi, pembelajaran, dan inovasi bagi generasi muda untuk melanjutkan tradisi menenun di Kota Ambon. (IM-03).

Berita Terkait

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram
Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.
Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!
Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru
25.383 KK di Ambon Terima Bantuan Beras, Wali Kota Bodewin: Pastikan Tepat Sasaran dan Jangan Diperjualbelikan
3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini
Sempat Hilang Kontak Saat Melaut, Warga Kairatu Ditemukan Meninggal di Kedalaman 20 Meter
Hangat dan Penuh Kebersamaan, Kodam XV/Pattimura Rayakan HUT LVRI-PPAD Bersama Masyarakat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 13 August 2026 - 22:13 WIT

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram

Thursday, 13 August 2026 - 22:08 WIT

Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.

Thursday, 13 August 2026 - 18:25 WIT

Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!

Thursday, 13 August 2026 - 14:56 WIT

Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru

Thursday, 13 August 2026 - 04:56 WIT

3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini

Berita Terbaru