Sopir Dump Truck Ambon Tolak Penutupan Galian C, DPRD Janji Tindak Lanjut.

- Publisher

Monday, 9 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon–Persaudaraan Sopir Dump Truck Se-Pulau Ambon menyatakan penolakan tegas terhadap kebijakan penutupan total usaha galian batuan (Galian C), yang dinilai mengancam mata pencaharian ribuan sopir, buruh, serta keluarga mereka.

Penolakan tersebut disampaikan langsung oleh Koordinator Aksi, Kuba Boinauw, bersama puluhan sopir dump truck saat menggelar aksi di depan Kantor DPRD Provinsi Maluku, Senin (09/02/2026).

Dalam pernyataan sikapnya, para sopir menilai kebijakan penutupan galian C diambil tanpa kajian sosial-ekonomi yang terbuka, transparan, dan partisipatif, serta tidak melibatkan masyarakat yang terdampak secara langsung.

Menurut mereka, pemerintah seharusnya hadir untuk menata dan mengawasi usaha rakyat, bukan justru mematikannya.

“Tanpa pasir dan batu tidak akan ada pembangunan. Infrastruktur tidak mungkin berjalan jika bahan dasar bangunan dimatikan oleh kebijakan sepihak,” tegas pernyataan Persaudaraan Sopir Dump Truck.

Selain penutupan galian C, mereka juga menyoroti ketidakadilan kebijakan BBM bagi sopir dump truck di Maluku.

Kebijakan tersebut dinilai jauh lebih memberatkan dibandingkan daerah lain, mulai dari pembatasan waktu pembelian BBM hingga kewajiban membeli Dexlite terlebih dahulu sebelum bisa mendapatkan solar.

Tak hanya itu, mereka juga menolak perlakuan diskriminatif di jembatan timbang Passo. Para sopir menilai, truk pengangkut batuan ditindak secara ketat, sementara truk bermuatan kayu yang diduga melebihi kapasitas justru jarang ditertibkan.

Persaudaraan Sopir Dump Truck Se-Pulau Ambon meminta Pemerintah Provinsi Maluku dan instansi terkait, termasuk Dinas ESDM, untuk meninjau kembali kebijakan tersebut dengan mempertimbangkan dampak ekonomi dan sosial bagi rakyat kecil.

Menanggapi tuntutan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan para sopir dump truck.

“Tentunya kami akan menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan tadi. Setelah teman-teman anggota DPRD selesai melakukan agenda pengawasan di kabupaten, kami akan memanggil pihak-pihak terkait untuk membahas persoalan ini,” ujar Rahakbauw.

Ia menjelaskan, karena saat ini baru dirinya yang menerima aspirasi tersebut, maka pembahasan lanjutan akan diagendakan setelah seluruh anggota DPRD kembali dari kegiatan pengawasan.

“Intinya, galian C tidak boleh ditutup,” tegasnya. (IM-06).

Berita Terkait

HUT Kota Ambon ke-451 Pecah! Ribuan Peserta Ramaikan Amboina Colour Fun Walk 2026
Dilepas Bupati Kaidel Ribuan pendukung peserta piala dunia pawai padati jalan – jalan di kota dobo
Warga Lermatang Sambut Antusias PSN, Harapkan Kesejahteraan dan Kejelasan Status Lahan
KNPI Tual Apresiasi Kolaborasi Sukseskan Pawai Damai “Road to World Cup 2026”
Wali Kota Ambon Perintahkan OPD Segera Selesaikan Temuan BPK soal Perjalanan Dinas
Lantik Pokar Jadi Kepala BPKAD Bupati Kaidel Tugaskan Tertibkan Aset Daerah.
Desa Kuat, Indonesia Maju: PSN Prabowo Tergantung Daerah
PAN Maluku Konsolidasi Besar, SK DPD Tual dan Maluku Tengah Diserahkan di Jakarta
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 12 June 2026 - 07:22 WIT

HUT Kota Ambon ke-451 Pecah! Ribuan Peserta Ramaikan Amboina Colour Fun Walk 2026

Friday, 12 June 2026 - 07:01 WIT

Dilepas Bupati Kaidel Ribuan pendukung peserta piala dunia pawai padati jalan – jalan di kota dobo

Friday, 12 June 2026 - 06:56 WIT

Warga Lermatang Sambut Antusias PSN, Harapkan Kesejahteraan dan Kejelasan Status Lahan

Thursday, 11 June 2026 - 23:31 WIT

KNPI Tual Apresiasi Kolaborasi Sukseskan Pawai Damai “Road to World Cup 2026”

Thursday, 11 June 2026 - 20:12 WIT

Wali Kota Ambon Perintahkan OPD Segera Selesaikan Temuan BPK soal Perjalanan Dinas

Berita Terbaru