“BMIT Bongkar Dugaan Skandal, Desak Kemendagri Coret Robby Sapulete dari Bursa Sekot Ambon”

- Publisher

Friday, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Jakarta, 17 April 2026 – Tekanan terhadap Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terus menguat. Barisan Muda Indonesia Timur (BMIT) menegaskan komitmennya untuk mengawal proses seleksi Sekretaris Kota (Sekot) Ambon hingga berujung pada diskualifikasi salah satu kandidat, Robby Sapulete.

Sikap tegas tersebut ditunjukkan melalui aksi demonstrasi yang digelar di depan kantor Kemendagri. Dalam aksi itu, BMIT menyatakan bahwa publik tidak lagi dapat mentolerir kandidat pejabat yang dibayangi berbagai dugaan persoalan hukum.

Dalam orasi terbuka, BMIT mengungkap sejumlah dugaan kasus yang dinilai mencederai integritas birokrasi. Salah satunya adalah dugaan pemalsuan dokumen perjanjian kerja sama pengelolaan parkir VTP Zona 2 Pantai Merdeka tahun 2022, saat Robby Sapulete menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

Selain itu, BMIT juga menyoroti dugaan intervensi dalam proses lelang pengelolaan parkir tahun 2025 yang disebut mengarah pada upaya memenangkan pihak tertentu, yakni CV Avif Mandiri. Dugaan tersebut dinilai berpotensi mengandung konflik kepentingan serta penyalahgunaan kewenangan jabatan.

Tidak hanya itu, BMIT turut mengangkat dugaan keterlibatan dalam pembiaran hingga perlindungan terhadap aktivitas tambang galian C ilegal di Kota Ambon. Jika terbukti, hal tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hukum dan etika pemerintahan.

“Atas seluruh dugaan ini, kami tegaskan tidak ada ruang bagi kandidat bermasalah. Ini bukan lagi soal layak atau tidak, tetapi harus didiskualifikasi,” ujar Koordinator Lapangan BMIT dalam aksi tersebut.

BMIT menilai, membiarkan kandidat dengan rekam jejak yang dipersoalkan tetap mengikuti proses seleksi sama saja dengan merusak sistem birokrasi dari dalam. Karena itu, mereka mendesak Kemendagri untuk mengambil langkah cepat, tegas, dan transparan.

Selain menuntut diskualifikasi, BMIT juga meminta dilakukan verifikasi faktual ulang terhadap seluruh dokumen dan rekam jejak kandidat. Mereka juga mendorong agar hasil seleksi dibuka secara transparan kepada publik guna menghindari dugaan manipulasi serta kepentingan tertentu.

BMIT memastikan pengawalan tidak akan berhenti pada aksi tersebut. Mereka berkomitmen terus mengawal hingga ada keputusan final dari Kemendagri.

“Kami akan terus kawal sampai ada keputusan tegas berupa pencoretan dari seluruh tahapan seleksi. Jabatan strategis seperti Sekot tidak boleh diisi figur yang dibayangi dugaan pelanggaran hukum,” tegasnya.

Hingga kini, publik masih menunggu langkah resmi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dalam menyikapi tuntutan tersebut, di tengah sorotan terhadap integritas proses seleksi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.(IM-03)

Berita Terkait

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram
Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.
Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!
Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru
25.383 KK di Ambon Terima Bantuan Beras, Wali Kota Bodewin: Pastikan Tepat Sasaran dan Jangan Diperjualbelikan
3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini
Sempat Hilang Kontak Saat Melaut, Warga Kairatu Ditemukan Meninggal di Kedalaman 20 Meter
Hangat dan Penuh Kebersamaan, Kodam XV/Pattimura Rayakan HUT LVRI-PPAD Bersama Masyarakat
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 13 August 2026 - 22:13 WIT

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram

Thursday, 13 August 2026 - 22:08 WIT

Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.

Thursday, 13 August 2026 - 18:25 WIT

Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!

Thursday, 13 August 2026 - 14:56 WIT

Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru

Thursday, 13 August 2026 - 04:56 WIT

3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini

Berita Terbaru