Infomalukunews,com. Ambon-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tengah melakukan langkah penataan infrastruktur transportasi dan fasilitas publik. Dua fokus utama yang menjadi perhatian saat ini adalah penataan kantong parkir truk di kawasan Pelindo serta rencana pembangunan Dermaga di kawasan Pelabuhan Enrico.
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk memastikan ketertiban kota sekaligus menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih maksimal.
Terkait persoalan kemacetan yang kerap dipicu oleh antrean truk di sepanjang jalan area Pelindo, Pemkot Ambon telah menyiapkan lahan eks Pasar Gambus sebagai solusi. Penataan lahan tersebut saat ini menjadi prioritas agar ruas jalan utama tidak lagi terbebani oleh parkiran kendaraan besar.
“Sejak awal penertiban eks Pasar Gambus, saya sudah sampaikan bahwa kita akan menatanya untuk mengatasi antrean panjang truk di Pelindo. Setelah semua siap, truk-truk akan dialihkan ke sana supaya akses jalan tidak lagi terganggu dan di sisi lain, ini bisa menjadi sumber PAD baru buat kita,” ujar Wattimena dalam wawancaranya, Rabu (15/4/26) di Balai Kota.
Selain penataan darat, sektor transportasi laut juga menjadi perhatian serius. Wali Kota mengungkapkan rencana besar untuk membangun Dermaga Ferry di kawasan Pelabuhan Enrico. Meski saat ini kondisi Pelabuhan Enrico dinilai tidak memiliki kendala prinsipil, peningkatan fasilitas menjadi keharusan untuk masa depan.
Rencana pembangunan dermaga modern ini diproyeksikan tidak menggunakan dana APBD secara langsung, melainkan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau melibatkan pihak ketiga.
“Ke depan kita berencana membangun Dermaga Ambon yang representatif. Saat ini masih dalam tahap perencanaan dan kemungkinan besar skemanya adalah kerjasama dengan pihak ketiga atau badan usaha. Kita ingin dermaga ini dibangun dengan bagus agar kapal feri maupun kapal cepat bisa berlabuh di situ,” jelasnya.(IM-VLL)







