Setelah 10 Tahun Terbengkalai, Pemkab Aru Tata Kembali Taman Kota Dobo, Aksi Pencurian dan Perusakan Disayangkan

- Publisher

Thursday, 15 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMalukuNews.com,Ambon – Setelah terbengkalai selama kurang lebih 10 tahun, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kini gencar melakukan penataan kembali Taman Kota Dobo. Upaya tersebut mendapat dukungan penuh dari Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperindah wajah ibu kota kabupaten sekaligus mengembangkan potensi pariwisata lokal.

Penataan kembali Taman Kota Dobo diharapkan dapat mengubah kawasan tersebut menjadi destinasi wisata unggulan sekaligus ruang publik yang nyaman, indah, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Selain mempercantik wajah Kota Dobo, pengembangan kawasan ini juga diarahkan untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Namun, di tengah upaya pemerintah daerah membenahi fasilitas publik tersebut, muncul persoalan yang sangat disayangkan. Dugaan aksi pencurian, perusakan fasilitas, serta konsumsi minuman keras (miras) di kawasan taman kota menjadi perhatian pihak pengelola.

Berdasarkan pantauan media ini pada Kamis (15/10/2026), terlihat serpihan botol minuman keras berserakan di area Taman Kota Dobo. Selain itu, pintu palang masuk kawasan taman juga dilaporkan menjadi sasaran perusakan oleh oknum yang belum diketahui identitasnya.

Kondisi tersebut tentu memprihatinkan, mengingat penataan taman kota membutuhkan dukungan, tenaga, dan anggaran pemerintah daerah. Fasilitas yang dibangun untuk kepentingan bersama semestinya dijaga dan dirawat, bukan dirusak ataupun dimanfaatkan untuk kegiatan yang mengganggu kenyamanan masyarakat.

Dinas Parekraf Tempuh Pendekatan Doa

Menghadapi situasi tersebut, pihak Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kepulauan Aru berharap agar pihak-pihak yang diduga melakukan tindakan tidak bertanggung jawab dapat menyadari perbuatannya dan tidak lagi mengulangi tindakan yang merugikan kepentingan umum.

Sebagai salah satu bentuk ikhtiar, jajaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar doa bersama yang dipimpin oleh seorang hamba Tuhan, Pdt. V. Sapulette. Sebelumnya, kawasan Taman Kota Dobo tersebut juga telah didoakan oleh sejumlah hamba Tuhan lainnya.

Dalam kegiatan doa bersama itu, hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kepulauan Aru, E. Maelissa, bersama para kepala bidang, kepala subbagian, serta staf di lingkungan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Melalui doa bersama tersebut, jajaran dinas berharap agar siapa pun yang melakukan pencurian maupun perusakan fasilitas taman kota dapat tersentuh hatinya, menyadari kesalahan, serta menghentikan tindakan yang merugikan masyarakat dan pembangunan daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait disebut belum berencana melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan masih mengedepankan pendekatan persuasif melalui doa.

Masyarakat Diminta Ikut Menjaga Fasilitas Publik

Penataan kembali Taman Kota Dobo merupakan salah satu upaya untuk menghadirkan ruang publik yang lebih baik bagi masyarakat Kepulauan Aru. Karena itu, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan partisipasi dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat.

Masyarakat diharapkan dapat ikut menjaga kebersihan, keamanan, dan seluruh fasilitas yang telah dibangun maupun diperbaiki. Sikap peduli terhadap fasilitas umum menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Apabila taman kota dikelola dan dijaga dengan baik, kawasan tersebut berpotensi menjadi tempat rekreasi keluarga, ruang interaksi sosial, serta salah satu daya tarik bagi pengunjung yang datang ke Kota Dobo.

Sebaliknya, apabila fasilitas publik terus mengalami kerusakan, manfaat pembangunan yang seharusnya dinikmati bersama justru akan berkurang dan berpotensi menimbulkan beban perbaikan tambahan bagi pemerintah daerah.

Oleh karena itu, seluruh masyarakat Kepulauan Aru diimbau untuk bersama-sama mendukung program pembangunan yang sedang dilaksanakan Pemkab Aru di bawah kepemimpinan Bupati Timotius Kaidel.

Taman Kota Dobo adalah aset bersama. Menjaga fasilitasnya berarti ikut menjaga hasil pembangunan, mendukung kemajuan pariwisata, dan menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih, aman, serta nyaman bagi generasi sekarang dan mendatang.

Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat berjalan bersama agar upaya menghidupkan kembali Taman Kota Dobo setelah bertahun-tahun terbengkalai tidak terhambat oleh tindakan segelintir oknum yang merugikan kepentingan umum.(IM-DW)

Berita Terkait

Kabut Asap di Bursel, Pemda Imbau Warga Pakai Masker dan Waspada Dehidrasi
PWI Malra Resmi di Bawah Caretaker, Jhon Matriks Leisubun Tertibkan Keanggotaan
Taman kota dobo mulai dibenahi, malah dirusak! botol miras berserakan, pintu palang jadi sasaran
Penyerobotan Parit Masyarakat; Pemuda Adat Bupolo Kecam Sikap Aparat, Desak Pangdam XV/Pattimura Beri Sanksi Tegas
Gubernur Hendrik Lewerissa Sambut Kapolda Maluku Irjen Pol. Suwondo Nainggolan di Bandara Pattimura
Call Center 112 Ambon Terima 1.770 Laporan Kedaruratan, Kasus Kebakaran Meningkat pada Oktober
Kapolda Maluku Irjen Suwondo Nainggolan Tiba di Ambon, Sinergi Forkopimda Jadi Kunci Jaga Stabilitas Keamanan
PLH Sekda Aru Ingatkan Pimpinan OPD Setiap Tanggal 1, ASN sudah Gajian.
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 19:42 WIT

Kabut Asap di Bursel, Pemda Imbau Warga Pakai Masker dan Waspada Dehidrasi

Thursday, 15 October 2026 - 18:53 WIT

PWI Malra Resmi di Bawah Caretaker, Jhon Matriks Leisubun Tertibkan Keanggotaan

Thursday, 15 October 2026 - 18:50 WIT

Taman kota dobo mulai dibenahi, malah dirusak! botol miras berserakan, pintu palang jadi sasaran

Thursday, 15 October 2026 - 18:44 WIT

Setelah 10 Tahun Terbengkalai, Pemkab Aru Tata Kembali Taman Kota Dobo, Aksi Pencurian dan Perusakan Disayangkan

Wednesday, 14 October 2026 - 19:17 WIT

Penyerobotan Parit Masyarakat; Pemuda Adat Bupolo Kecam Sikap Aparat, Desak Pangdam XV/Pattimura Beri Sanksi Tegas

Berita Terbaru