Sejumlah Kepsek di SBB Mulai Buka Suara.Terkait Pemotongan Dana Bos

- Publisher

Wednesday, 1 June 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM–Piru–Dugaan Pemotongan Dana Bantuan Operasional Sekolah (Bos) satu persen pencairan tahap pertama tahun 2022 Oleh kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten seram bagiam barat(SBB) Johan Tahya kini mulai terbuka lebar.

Pasalnya sejumlah kepala sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kini mulai membuka suara dan membenarkan adanya pemotongan atau pungutan satu persen dari jumlah dana Bos tahap pertama yang di cairkan itu.

Hal ini disampaikan oleh LJ salah satu Kepala Sekolah SD di Kecamatan Seram Bagian Barat pada wartawan saat di konfirmasi selasa 31/05/2022.

“Mereka dari Dinas minta satu persen dari dana BOS yang kita cairkan tahap satu.” Ujar LJ, Kepada wartawan.

Setelah dugaan dana pemotongan Bos itu ramai di Media masa dan di soroti oleh pihak Kepolisian dan Kejaksaan Terkait Masala tersebut.

Hal ini membuat kepala Dinas Pendidikan Kabupaten SBB, Johan Tahya Panik dan memerintahkan bawahannya berinisial JI untuk mengembalikan uang hasil potongan Dana Bos tersebut kepada pihak Sekolah.

Hal ini di benarkan oleh LJN Salah satu Kepsek di Desa Eti, Kecamatan Seram Barat.

“Benar adanya pemotongan itu,tapi mereka suda kembalika jadi tidak ada masalah.”Tuturnya

Hal serupa juga di sampaikan oleh satu Kepala SMPN di Kecamatan Seram Barat Melalui Via Telepon yang meminta namanya tidak di Publik terkait hal yang sama adanya pemotongan 1 persen dana Bos.

“Kita punya nilai dana Bos tahap pertama yang di cairkan 60 juta lebih, dan yang di potong 600 ribuh lebih.” Kata Kepsek SMPN, melalui Via Telepon.

Sampai dengan berita ini naik kami suda berupaya menemui kepala dinas Pendidikan SBB Johan Tahya dan anak buahnya berinisial JI ke kantor Dinas Pendidikan yang beralamat di Jln.F.Puttileihalat Kawasan Desa Morekau.

Kepala Sekolah Menambah “Bahwa tidak ada satu orang yang menemui kami, dan kami juga berupaya menghubungi mereka melalui telepon seluler beberapa kali namun tidak menerima panggilan telepon kami.”Pungkasnya.(IM03)

Berita Terkait

KUNJUNGI DIT SAMAPTA, KAPOLDA MALUKU TEKANKAN PROFESIONALISME, PENDEKATAN HUMANIS, DAN SOLIDITAS PERSONEL
MPD Pemuda ICMI Kota Tual Bersilaturahmi dengan Dandim 1503/Tual
Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA
Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Berita ini 369 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 29 October 2026 - 16:38 WIT

KUNJUNGI DIT SAMAPTA, KAPOLDA MALUKU TEKANKAN PROFESIONALISME, PENDEKATAN HUMANIS, DAN SOLIDITAS PERSONEL

Tuesday, 20 October 2026 - 06:40 WIT

MPD Pemuda ICMI Kota Tual Bersilaturahmi dengan Dandim 1503/Tual

Thursday, 20 August 2026 - 06:44 WIT

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Berita Terbaru