Rugikan Negara Rp1,4 Miliar, Kejari Tual Tahan Dua Tersangka.

- Publisher

Wednesday, 11 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tual, telah melaksanakan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti), dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor), Program Perumahan Sewa Kelola/Bantuan Rumah di Desa Tam Ngurhir, Kota Tual, Tahun Anggaran 2019.

Penahanan ini dibenarkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tual, Johanes Riky Felubun, usai melakukan serangkaya pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Rabu (11/02/2026).

“Hari ini penyidik Kejari Tual telah menahan dan menerbangkan dua orang tersangka ke Kejati Maluku, untuk menjalani proses tahap II,” kata Johanes Riky Felubun, kepada wartawan di Ambon.

Kedua tersangka itu lanjutnya, yakni Fahri Rahayaan, selaku Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Tual tahun 2019, dan Rahmawati Taufik selaku penyedia/distributor.

Selanjutnya, pada Kamis (besok), penyidik juga akan melaksanakan tahap II, terhadap dua tersangka lainnya, yakni Fuzan Tjio dan Midun Sarwadan, yang berperan sebagai tenaga fasilitator lapangan.

“Kedua tersangka akan diterbangkan dari Tual menuju Ambon besok, dengan pengawalan penyidik Kejari Tual untuk diserahkan ke Kejati Maluku,” ujarnya.

Perkara ini berkaitan dengan program bantuan perumahan tipe 4, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat, dengan skema pelaksanaan melalui kelompok masyarakat.

Program tersebut diperuntukkan bagi 120 penerima bantuan rumah di Desa Tam Ngurhir. Namun dalam pelaksanaannya, para tersangka diduga melakukan perbuatan di luar kewenangan dan ketentuan yang berlaku, sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara.

“Berdasarkan hasil perhitungan nilai kerugian yang telah diaudit oleh Auditor Kejati Maluku sebesar Rp1,4 miliar, dari total anggaran sebesar Rp2,6 miliar lebih,” jelas Johanes.i

Selain itu, hasil pemeriksaan fisik di lapangan menunjukkan bahwa realisasi pembangunan baru mencapai sekitar 60 persen.

“Atas hasil penyidikan tersebut, penyidik Kejari Tual menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi bantuan perumahan Desa Tam Ngurhir Tahun 2019,” pungkasnya. (IM-06).

Berita Terkait

Wali Kota Ambon Tetapkan Robby Sapulette sebagai Sekda Definitif
DPD IMM MALUKU TEGASKAN ASRAMA HAJI TELAH SELESAI DIBANGUN, DIAUDIT, DAN DIGUNAKAN HINGGA KINI
Warisan Budaya Nua Makara Lewat Tradisi Sofaren Tampil di “Wonderful Sail to Indonesia” Desa Dullah
Pangdam XV/Pattimura Sambut Kedatangan Menteri ESDM RI di Kepulauan Tanimbar
DPD IMM Maluku: Tegaskan. Tidak Ada Dualisme Kepemimpinan PC IMM Buru Selatan, Ismail S. Difinubun Penerima SK Resmi
Kapolda Maluku dan Forkopimda Finalisasi Pengamanan Kunjungan Presiden, Groundbreaking Blok Masela Siap Catat Sejarah Baru Energi Indonesia
Pakar Hukum Tata Negara: KUHAP Baru Tegaskan Penetapan Tersangka Berdasarkan Minimal Dua Alat Bukti Sah
Bupati Hadiri Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Ranperda LPJ APBD
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 18 July 2026 - 15:51 WIT

Wali Kota Ambon Tetapkan Robby Sapulette sebagai Sekda Definitif

Saturday, 18 July 2026 - 10:11 WIT

DPD IMM MALUKU TEGASKAN ASRAMA HAJI TELAH SELESAI DIBANGUN, DIAUDIT, DAN DIGUNAKAN HINGGA KINI

Saturday, 18 July 2026 - 10:04 WIT

Warisan Budaya Nua Makara Lewat Tradisi Sofaren Tampil di “Wonderful Sail to Indonesia” Desa Dullah

Thursday, 16 July 2026 - 19:07 WIT

Pangdam XV/Pattimura Sambut Kedatangan Menteri ESDM RI di Kepulauan Tanimbar

Thursday, 16 July 2026 - 09:05 WIT

DPD IMM Maluku: Tegaskan. Tidak Ada Dualisme Kepemimpinan PC IMM Buru Selatan, Ismail S. Difinubun Penerima SK Resmi

Berita Terbaru