IM-Jakarta;- Berbagai macam permasalahan bangsa di tahun 2021 ini. Menyambut tahun 2022, Pergerakan Pelajar Maluku (PPM), soroti isu Narkotika, Terorisme, Radikalisme dan Lingkungan Hidup.
Ketua umum PB PPM Usra Waiulung, yang di temui pada Senin, 13 Desember 2021 di kantor Pusat Muhammadiyah, mengatakan kalau organisasi merah -hitam itu akan mengawali tahun 2022 dengan melakukan diskusi -diskusi.
“Kita awali dulu dengan diskusi-diskusi baru kita aksi. Kajian suda jalan di beberapa minggu terakhir ini di tahun ini (2021), besok (2022), kita diskusi langsung aksi. Karna kita juga mau pengaruhi yang lain untuk sama-sama kita berjuang melawan ini semua makanya kita buguh undang mereka untuk diskusi” tambah pria yang biasa di pangil Uca itu.
Usra melanjutkan kalau semua pihak harus bergerak untuk selamatkan bangsa kita ini. Karna ini masalah keselamatan bangsa kita, diri kita dan anak cucu kita kelak.
“Mengenai narkoba, terorisme, Lingkungan hidup ini masalah yang menghawatirkan bukan hanya hari ini, tapi dampaknya anak cucu kita juga. Termasuk separatisme. Kita bisa aja lihat di sekelilingi kita, bagimana dampaknya. Bagimana daya rusaknya, jadi itu semua harus kita cegah.” Kata Usra yang juga Mahasiswa Hukum, Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Jakarta itu.
PPM sendiri suda sejak lama membahas isu ini. PPM pernah berdiskusi dengan Kadensus 88 Mabes Polri dan Imam Mesjid Istiqlal Jakarta, melalui Zoom Meeting pada tahun 2020, membahas terorisme. Di tahun yang sama juga bahas tentang ancaman Republik Maluku Selatan (RMS), sementara isu Lingkungan suda di diskusikan 2017 bersama Wakil Menteri ESDM saat itu dan dampaknya sangat besar kepada peserta diskusi untuk mencegah ini semua.(***)







