IM-Jakarta; – Seleksi Komusioner KPU dan Bawaslu RI kini telah samapi ke tangan DPR RI. Pergerakan Pelajar Maluku (PPM), ancam demo apabila salah satu calon komisioner Bawaslu RI, Subair di loloskan.
“Kita akan demo beras-besaran apabila DPR RI loloskan salah satu calon komisioner Bawaslu RI dari Maluku tersebut” kata Abdul Kadir, Sekretaris Bidang Hukum dan HAM PB PPM mepalui pesan watshapp, pada 16 Februari 2022.
Lanjutnya, bahwa PPM siap kerahkan semua masa Mahasiswa Maluku yang peduli terhadap daerahnya untuk menalok Subair, dan menuntut DPR RI mempertangungjawabkan pilihan apabila coba-coba di loloskan.
“Kami tidak sedang main-main, karna ini masalah serius. Masalah mereka yang terpilih akan mengawal jalannya pemilihan pemimpin di negeri kita ini. Kalau yang lolos adalah orang yang bermasalah bagimana bisa sehat ini pemilihan, bisa sehat ini negri kita” tambah Mahasiswa Hukum Internasional itu.
Ia menambahkan kalau Bawaslu RI harus di duduki oleh orang-orang yang jujur, adil dan tangungjawab serta tidak membawa sejumlah masalah. Sementara kita tahu bahwa pilkada serentak 2020 kemarin di Maluku terdapat banyak masalah yang tidak dapat di selesaikan.
“Suda menjadi rahasia umum di Maluku ada pemilih ganda yang hinga kini tidak di selesaikan oleh bawaslu Maluku, etika dalam menjalankan tugas dan tangungjawab di daerah-daerah tidak di kawal oleh bawaslu Maluku sehinga Bawaslu di daerah kabupaten / kota amburadul dalam mengawal pilkada” tambah Abdul Kadir
Ia juga menambahkan kalau DPR RI butuh data tentang kegagalan Bawaslu Maluku, sulahkan ambil di Pergerakan Pelajar Maluku, ia mengaku memiliki kajian tentang pelangaran pelangaran pemilu yang tidak di selesaikan oleh Bawaslu Maluku.
“Kami siap memahami dan memberikan data kepada DPR RI apabila membutuhkan data itu. Data kami A1 bukan data yang dibuat-buat seperti yang di sampaikan oleh JPPR Maluku, itu nagaur dan tampak tidak jujur.” Tambah Abdul Kadir.(IM03)







