Infomalukunews.com,Ambon — Umat Buddha di Kota Ambon memperingati Hari Tri Suci Waisak 2570 Buddhis secara khidmat dan penuh kebersamaan melalui ibadah tradisional yang berlangsung di Vihara Istana Swara Giri Tirta, Gunung Nona, Ambon, Minggu (31/5/2026).
Peringatan Waisak tahun ini berlangsung hangat dan penuh nuansa kebersamaan. Sejumlah tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya istri Gubernur Maluku Ny. Maya Baby Lewerissa, Ibu Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, Kepala Dinas Kominfo Kota Ambon Ronald Lekransy, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, tokoh lintas agama, Kepala Kesbangpol Provinsi Maluku Dani E. Endey, serta tamu undangan lainnya.
Ketua Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Maluku, Aline Tjoa Tinnie Pinontoan, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Tri Suci Waisak 2570 Buddhis menjadi momentum penting bagi umat Buddha untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat nilai syukur dan perdamaian.
“Peringatan Tri Suci Waisak yang menggunakan kalender Buddhis 2570 ini merupakan bentuk rasa syukur kami. Kami sangat bahagia karena bapak dan ibu bisa hadir bersama kami di Vihara Swara Giri Tirta dalam pelaksanaan Hari Waisak tahun ini,” ujar Aline.
Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah dan tokoh lintas agama menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kehidupan toleransi di Kota Ambon yang selama ini terus dijaga bersama.
“Ini menjadi berkah bagi kami umat Buddha di Kota Ambon. Kehadiran bapak dan ibu semua adalah bentuk kepedulian dan dukungan untuk ikut merasakan kebahagiaan kami di Hari Raya Waisak. Dengan kebersamaan ini masyarakat juga semakin mengenal keberadaan umat Buddha di Ambon,” katanya.
Aline menjelaskan, kegiatan tersebut digelar oleh Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia Provinsi Maluku sebagai salah satu organisasi keagamaan umat Buddha di Maluku.
Ia juga menyampaikan tema nasional Hari Raya Waisak tahun 2026 yakni ‘Menjaga Perdamaian Nasional’.
“Harapan kami sederhana tetapi penting, yakni perdamaian untuk Indonesia, untuk Maluku, dan khususnya Kota Ambon agar terus hidup aman, damai, dan penuh persaudaraan,” ujarnya.
Peringatan Tri Suci Waisak 2570 Buddhis di Ambon kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kedamaian bangsa serta harapan agar Kota Ambon dan Provinsi Maluku terus maju, sejahtera, aman, dan damai di tengah keberagaman yang terus terjaga. (**)
Kalau mau versi judul lebih viral/tajam, saya kasih pilihan juga:
Waisak 2570 di Ambon Penuh Hikmat, Umat Buddha Doakan Maluku Tetap Aman dan Damai
Tri Suci Waisak 2570 di Ambon Jadi Momentum Persaudaraan, Umat Buddha Titip Doa untuk Maluku
Umat Buddha Ambon Rayakan Waisak 2570, Serukan Perdamaian untuk Maluku
Waisak 2570 di Ambon, Umat Buddha dan Tokoh Lintas Agama Bersatu Doakan Maluku Damai (IM-VLL (







