Infomalukunews,com. Ambon–Sebanyak 12 warga belajar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Melati kota Ambon, mengikuti tes kemampuan akademik (TKA). Minggu (09/11/2025).
TKA ini bertujuan untuk menjaring para siswa yang lulus paket C, yang akan melanjutkan kejenjang perguruan tinggi Negeri melalui seleksi SMBPTN ditahun 2026 nanti.
Menariknya juga, TKA ini merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bagi kelas jenjang 12, baik SMA, SMK, maupun Paket C dan sederajat.
Bahkan, TKA ini juga merupakan jenjang kesetaraan atau pendidikan nonformal, dan baru pertama kali dilaksanakan serentak pada Sabtu dan Minggu.
Ketua PKBM Melati Ida Faridah Tomasoa, menilai pelaksanaan TKA ini sangat bermanfaat karena peserta tidak hanya diuji akademik, tetapi juga mendapat sertifikat kompetensi keterampilan untuk mendukung kemandirian dan peluang kerja.

“Program ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mandiri dan menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya, Minggu (09/11/2025).
Namun, ia juga mengimbau pemerintah dan Kementerian Pendidikan agar jadwal TKA tidak dijalankan pada hari-hari ibadah, seperti Jumat, Sabtu, dan Minggu, karena banyak peserta kesulitan mengikuti ujian tepat waktu.
Ia menegaskan bahwa ijazah kesetaraan Paket A, B, dan C memiliki legalitas yang sama dengan pendidikan formal. Bahkan, banyak tokoh, pejabat, hingga artis yang menempuh jalur ini.
Selain itu, disinggung soal data, Tomasoa menjelaskan bahwa, semua data peserta kini terhubung langsung dengan sistem pusat Kemdikbud dan Dukcapil, sehingga tidak ada peluang manipulasi.
“Kami harap masyarakat tidak akan malu untuk sekolah di PKBM. Ijazah kesetaraan adalah kunci membuka berbagai peluang,” pungkasnya. (IM-06).





