Pengadaan Kapal Cepat Pemda SBB Tak Kunjung, Bastian Bertemu Keluarga Iqbal Payapo, Ada apa Gerangannya?

- Publisher

Saturday, 26 March 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM — Piru.’— Kapal Cepat milik Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat yang di kerjakan oleh PT Khairus dengan mengunakan dana DIPA tahun anggaran 2019 sebesar Rp 7,1 Miliar, sampai saat ini kapal tersebut tak kunjung ada.

Kapal cepat Pemda Seram Bagian Barat yang di kerjakan pada tahun 2020 oleh PT Khairus namun kapal tersebut belum selesai di kerjakan.

Beredar informasi di masyarakat bahwa Ketua LPSE SBB, Bastian menemui keluarga Iqbal Payapo, dalam pertemuan tersebut apa yang mereka bicarakan, kami tidak tauh, ujar salah satu sumber yang tidak mau disebut namanya kepada Infomaluku.com, Jumat(25/3).

“Ada apa Pak Bastian ketemu keluarga Iqbal Payapo, ini perlu di curigai ?. Seharusnya pak Bastian itu ketemu Bos PT Khairus untuk mempertanyakan hasil kerja kapal tersebut, dan sejaumana progresnya, bukan ketemu keluarga Iqbal Payapo, dan kami bisa spekulatif dalam proses tender Iqbal Payapo di balik jalannya tender kapal tersebut, jelasnya.

Hal yang sama juga di katakan Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM), Rimbo Bugis, menyampaikan bahwa, Bastian Selaku Ketua LPSE menemui keluarga Iqbal Payapo, dalam pertemuan itu mereka bicara apa, kami belum tau pasti, jelasnya.

Kehadiran Bastian menemui keluarga Iqbal Payapo, kami menduga bahwa PT Khairus ini adalah titipan dari oknum – oknum di balik pemenangnya tender kapal cepat oleh PT Khairus. Pasalnya ketika pencairan tahap kedua oleh Bos PT Khairus dana semua di potong oleh Bank BPDM cabang piru, karena Bos PT Khairus ada kredit di bank plat merah tersebut.

Oleh karena itu, “Saya minta kepada Polda Maluku dalam hal ini Ditreskrimsus Polda Maluku untuk segera memanggil Bastian dan Kroni – kroninya untuk mempertanggung jawabkan kapal cepat milik Pemda SBB, karena suda hambir 3 tahun kapal tersebut belum selesai di kerjakan.

Rimbo katakan, “apabila Ditreskrimsus Polda Maluku lambat dalam melakukan penyelidikan, maka kami akan demo di depan Gedung KPK RI meminta KPK untuk segera mengambil langka menangani persoalan kapal tersebut, karena kapal ini suda lama di kerjakan tapi sampai saat ini belum juga di serahkan ke pemda sbb pungkasnya.(IM03)

Berita Terkait

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
Berita ini 997 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Berita Terbaru

Daerah

7 Jema’ah haji Asal Aru Dilepas Wakil Bupati Djumpa 

Monday, 11 May 2026 - 14:23 WIT