Pemkot Ambon Gelar Metode Skrining Kanker Serviks Dengan HPV DNA

- Publisher

Thursday, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews,com. Ambon–Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Kesehatan Kota Ambon menggelar kegiatan Pengenalan Metode Skrining Kanker Serviks dengan HPV DNA sebagai Co-Testing Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA), yang berlangsung di Swiss-Belhotel Ambon, Rabu (05/11/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat deteksi dini kanker serviks sekaligus mendukung target nasional eliminasi kanker serviks tahun 2030.

Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia. Secara nasional, setiap tahun terdapat lebih dari 36ribu kasus baru dengan sekitar 21ribu kematian.

“Di tengah upaya pemerintah mencapai eliminasi kanker serviks tahun 2030, peningkatan cakupan deteksi dini menjadi salah satu strategi utama,” ujar Ely Toisutta.

Ia mengungkapkan, di Kota Ambon cakupan skrining kanker serviks dengan metode IVA pasca pandemi COVID-19 masih di bawah 5%, dengan rata-rata hasil IVA positif sekitar 2% dari seluruh peserta yang diskrining. Dari kelompok IVA positif tersebut, sekitar 15% dicurigai sebagai kasus kanker serviks yang memerlukan tindak lanjut di fasilitas rujukan.

“Kita patut bersyukur karena Kota Ambon telah memiliki dua unit layanan krioterapi untuk tata laksana lesi pra-kanker yang berfungsi di Puskesmas Benteng dan Puskesmas Karang Panjang. Ini langkah maju dalam memperkuat layanan deteksi dini dan tatalaksana kanker serviks di tingkat pelayanan primer,” jelas Ely.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pengenalan metode skrining terbaru, yaitu HPV DNA, yang kini mulai diadopsi secara nasional sebagai co-testing bersama IVA. Metode ini dinilai lebih akurat dan sensitif karena mampu mendeteksi keberadaan virus HPV penyebab kanker serviks bahkan sebelum terjadi perubahan sel.

“HPV DNA memberikan hasil yang lebih objektif dan konsisten, serta memungkinkan interval pemeriksaan diperpanjang hingga lima tahun jika hasilnya negatif. Dengan hadirnya metode ini di Kota Ambon, kita berharap dapat memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas program skrining, sehingga semakin banyak perempuan Ambon terlindungi dari penyakit mematikan ini,” tambahnya.

Dirinya menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, dan mitra pembangunan dalam memperkuat sistem pencegahan dan pengendalian kanker.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga langkah kita hari ini menjadi bagian dari upaya nyata mewujudkan perempuan Ambon yang sehat, kuat, dan berdaya demi masa depan Kota Ambon yang lebih baik,” tutup Ely Toisutta.

Sementara itu, Vice President Marketing Operation PT Biofarma, Hersi Rosilani, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara PT Biofarma dan Dinas Kesehatan Kota Ambon dalam mendukung Rencana Aksi Nasional Peningkatan Kesadaran Deteksi Dini Kanker yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan.

“Langkah ini mengajak masyarakat untuk mulai peduli dari lingkungan terdekat — keluarga, teman, dan komunitas — agar semakin banyak perempuan memahami pentingnya deteksi dini dan perlindungan diri,” ujar Hersi.

Ia menambahkan, kanker leher rahim masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia. Namun, penyakit ini dapat dicegah dan dideteksi sejak dini dengan metode modern yang dikembangkan Biofarma, yakni HPV DNA.

“Kita berharap semakin banyak perempuan yang terlindungi, semakin sedikit yang terlambat terdiagnosis, dan semakin luas kesadaran untuk menjaga kesehatan bersama,” ungkapnya.

Menurut Hersi, semangat kegiatan ini juga sejalan dengan tema Hari Kesehatan Nasional tahun ini, “Generasi Sehat, Indonesia Hebat.”

“Wanita yang sehat akan melahirkan generasi yang sehat, dan dari sanalah masa depan bangsa yang kuat dan bahagia bermula. Mari terus kita kobarkan semangat hidup sehat dan deteksi dini demi masa depan perempuan Indonesia yang lebih sehat, lebih kuat, dan bahagia,” tutupnya. (IM-VLL).

Berita Terkait

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA
Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 06:44 WIT

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Berita Terbaru

Daerah

Wali Kota Bodewin Ajak Pelajar Ambon Rajin Menabung Sejak Dini

Thursday, 27 Aug 2026 - 13:29 WIT