Infomalukunews.com, Ambon–Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, tinjau lokasi tawuran antar pemuda di kawasan Stain, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (27/11/2025) malam.
Berdasarkan pantauan media di lokasi, Wali Kota tiba didampingi Raja Batu Merah, Wakapolres Ambon, Dandim, perwakilan Polda Maluku, Kabag Protokol, Kadis PUPR, Kasat. Pol-PP, Kaban Kesbanpol, Kabag Pemerintah, dan Tokoh Masyarakat.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Ambon itu, bertujuan memastikan situasi keamanan tetap terkendali, sekaligus mencegah potensi meluasnya keributan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota berkoordinasi dengan aparat keamanan, mengenai langkah penanganan cepat serta imbauan yang perlu disampaikan kepada masyarakat.
Upaya ini dilakukan agar stabilitas di wilayah tersebut, segera pulih dan aktivitas warga kembali normal.
Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah daerah, bersama aparat keamanan akan terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah tegas bila diperlukan.
Ia juga mengajak seluruh warga, untuk menjaga ketenangan serta tidak terprovokasi, dengan isu maupun informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan kehadiran langsung pemerintah dan aparat keamanan di lapangan, diharapkan kondisi di wilayah Stain dan sekitarnya dapat kembali aman, kondusif, dan masyarakat merasa terlindungi.
Sebagai Informasi, aksi saling serang kembali terjadi di kawasan UIN AM Sangadji (AMSA) pada Rabu malam, sekitar pukul 23.30 WIT. Jika sebelumnya hanya terjadi aksi lempar batu, kali ini kedua kelompok terlibat bentrokan langsung dan saling berhadapan.
Kericuhan tersebut meluas hingga mengakibatkan pembakaran sebuah kafe dan rumah warga di RT 01/RW 019, Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Kafe yang dibakar merupakan milik FS, sementara rumah warga yang turut menjadi sasaran merupakan milik MM. Kedua lokasi tersebut hanya berjarak sekitar 50 meter.
Bentrok bermula saat kedua kelompok saling lempar pada Rabu malam dan berlanjut hingga Kamis dini hari, 27 November 2025.
Situasi memanas hingga akhirnya terjadi pembakaran Kafe Ceria dan satu unit rumah warga.
Aparat gabungan dari Brimob Polda Maluku, Polresta Pulau Ambon, dan PP Lease diterjunkan untuk membubarkan massa dan mencegah kerusuhan meluas.
Setelah upaya penghalauan sepanjang malam, situasi mulai berangsur kondusif. (IM-06).





