IM–Ambon–Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Ambon bertekad “kuningkan” Ibu kota Provinsi Maluku itu dengan kembali mempertahankan kursi Walikota dan Ketua DPRD Kota Ambon pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 mendatang. Rabu 10/08/22.
Artinya, kemenangan di Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar. Konsolidasi hingga akar rumput pun sejak dini mulai dilakukan demi target besar itu.
“Tekad kita yah sebagai pemenang Pilwalkot 2017 dan Pileg 2019 harus juga kita pertahankan di Pemilu 2024. Artinya kursi Walikota dan Ketua DPRD harus tetap menjadi milik Golkar,” tegas Ketua DPD Golkar Kota Ambon Max Siahay usai pembukaan Rapimda dan Rakerda Golkar Kota di Manise Hotel.
Memang kata dia, untuk mempertahankan jauh lebih sulit ketimbang merebut. Namun sebagai partai besar yang sudah mengakar di masyarakat kota Ambon dan memiliki kader hingga desa/kelurahan, target menang Pileg dan Pilkada bukan mustahil.
“Maka kita harus lakukan Rapimda dan Rakerda untuk konsolidasi pemenangan, hadirkan pengurus desa/kelurahan, kecamatan, organisasi sayap. Sebab targetnya harus tetap jadi penguasa di Kota Ambon pada Pemilu 2024,”Ujar Siahay.
Golkar pada Pileg 2019 berhasil meraih empat (4) kursi di parlemen Kota Ambon. Namun Siahay dan seluruh struktur Golkar bertekad, angka itu harus naik dua kursi di Pileg 2024 yakni mendapat enam (6) kursi.
“Target kita dalam konsolidasi hari ini untuk pemenangan Pileg yah harus tambah dua kursi atau totalnya enam kursi. Sebab itu putera/puteri potensial di Ambon kita rekrut masuk di struktur DPD, organisasi sayap, mendirikan dan didirikan Golkar serta pengurus kecamatan,”Paparnya
Disinggung terkait persoalan kader yang bermasalah dengan hukum dan terkini diperiksanya Ketua DPRD oleh KPK apa bisa pengaruhi konsolidasi dan target kemenangan di Pemilu, Siahay memastikan sama sekali tidak berpengaruh, sebab yang terjadi adalah masalah pribadi.
“Golkar tidak pernah mentolerir dengan kader yang punya masalah hukum, itu tanggungjawab masing-masing. Masih ada kader terbaik lain yang potensial untuk Pileg dan Pilkada,”Ungkap Siahay.
Selain itu tambahnya, untuk suksesi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, jadi hal wajib bagi semua pengurus dan kader Golkar di Ambon untuk memastikan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai calon Presiden (Capres) sekaligus menangkan kontestasi menjadi RI 1 atau Presiden.(IM03)







