Nama Perwira Polisi Disebut dalam Dugaan Tambang Ilegal Gunung Botak

- Publisher

Wednesday, 14 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–Dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam aktivitas pertambangan emas ilegal di kawasan Gunung Botak (GB), Kabupaten Buru, kembali menyeruak.

Aktivitas tambang tanpa izin tersebut diduga kuat mendapat dukungan dari oknum aparat yang bertugas.

Beberapa waktu lalu, Aliansi Mahasiswa Bupolo menggelar aksi unjuk rasa di Kota Ambon. Aksi tersebut bertujuan mendesak Pemerintah Provinsi Maluku dan Polda Maluku untuk mengusut dugaan keterlibatan aparat serta menangani berbagai persoalan yang terjadi di lokasi tambang ilegal tersebut.

Ketua Aliansi Mahasiswa Bupolo, Viky Besan, kepada wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (14/01/2026), menegaskan bahwa keterlibatan aparat kepolisian dalam aktivitas ilegal di Gunung Botak tidak bisa dianggap sepele.

“Beberapa kali kami mengajukan izin aksi ke Polres Pulau Ambon dan PP Lease, tetapi tidak diberikan izin. Ini menimbulkan tanda tanya besar bagi kami,” ujarnya.

Menurut Besan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan ilegal di Gunung Botak masih terus berlangsung, sementara aparat kepolisian tetap berjaga di area tersebut. Hal itu dinilai sebagai bentuk pembiaran.

Jika benar terdapat keterlibatan Kapolres Buru Selatan dalam persoalan ini, pihaknya mendesak Kapolda Maluku segera mencopot yang bersangkutan karena dinilai tidak kooperatif dalam menjalankan tugas.

Selain itu, nama seorang perwira, Ipda MNU, juga disebut-sebut karena diduga tidak mengambil langkah penindakan, meskipun Pemerintah Provinsi Maluku telah mengeluarkan instruksi penghentian seluruh aktivitas tambang di wilayah tersebut.

“Oknum polisi tersebut justru diduga mendapatkan keuntungan dari aktivitas tambang ilegal dengan membiarkan para penambang beroperasi. Karena itu, kami mendesak Kapolda Maluku segera mencopot yang bersangkutan dari jabatannya,” tegas Besan. (IM-06).

Berita Terkait

Reses Wakil Ketua DPRD Buru Jaidun Sa’anun Tampung Enam Poin Aspirasi Masyarakat 
Forkapelinda Soroti Kerja Sama Unpatti dengan PT Global Emas Bupolo, Desak Evaluasi dan Transparansi
Bangun Generasi Berakhlak, DPD PAN Kepulauan Aru Bantu Pembangunan Musala Al-Ikhlas SMPN 2 Dobo
MPLS Ramah 2026 SMP Negeri 1 Dobo Resmi Ditutup, Wujudkan Sekolah Aman, Nyaman, Menyenangkan, dan Berkarakter
Brigjen Pol. Arif Budiman Resmi Jabat Wakapolda Maluku, Kapolda: Kepemimpinan Baru Jadi Energi Penguatan Stabilitas dan Pelayanan Publik
H-4 E-SPORTS KAPOLRI CUP 2026 DREAM TO BECOME, Polda Maluku Finalisasi Persiapan Bersama ESI untuk Cetak Talenta Digital Berprestasi
KEJARI SBB BONGKAR DUGAAN KORUPSI SPPD FIKTIF 2021, HOTEL DI DKI JAKARTA DITELUSURI, GILIRAN OKNUM ANGGOTA DPRD DIPERIKSA
Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat Eksekusi Mantan Kadis Sosial, Terpidana Korupsi Bansos Covid-19 Rp4,2 Miliar
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 12 July 2026 - 21:21 WIT

Reses Wakil Ketua DPRD Buru Jaidun Sa’anun Tampung Enam Poin Aspirasi Masyarakat 

Sunday, 12 July 2026 - 21:16 WIT

Forkapelinda Soroti Kerja Sama Unpatti dengan PT Global Emas Bupolo, Desak Evaluasi dan Transparansi

Saturday, 11 July 2026 - 16:12 WIT

Bangun Generasi Berakhlak, DPD PAN Kepulauan Aru Bantu Pembangunan Musala Al-Ikhlas SMPN 2 Dobo

Saturday, 11 July 2026 - 15:28 WIT

MPLS Ramah 2026 SMP Negeri 1 Dobo Resmi Ditutup, Wujudkan Sekolah Aman, Nyaman, Menyenangkan, dan Berkarakter

Saturday, 11 July 2026 - 08:21 WIT

H-4 E-SPORTS KAPOLRI CUP 2026 DREAM TO BECOME, Polda Maluku Finalisasi Persiapan Bersama ESI untuk Cetak Talenta Digital Berprestasi

Berita Terbaru